Penulis: Redaksi

INDRAMAYU – Gelaran konser Story Indramayu Fest Vol.4 yang digelar di Sport Center Indramayu pada Minggu (24/8/2025) justru berakhir ricuh. Alih-alih meriah, acara yang mendatangkan sederet bintang tamu seperti NDX AKA, Pegawai Musik Sipil, Bunga Cantika, dan X-Treme ini dipenuhi protes penonton hingga hujatan di media sosial. Sejumlah penonton mengaku sudah membeli tiket secara online maupun On The Spot (OTS), namun tetap tidak bisa masuk ke area konser. Bahkan, pintu masuk ditutup dan menyebabkan penumpukan massa di luar. “PARAHHH UDAH BAYAR GA BISA MASUK. PINTU DITUTUP SEMUA!!!” tulis @cantikaakh di komentar akun @storyindramayufest Hal senada disampaikan penonton lain. @caberawitmerah_ mengaku…

Selengkapnya

INDRAMAYU – Keluarga korban pembunuhan Putri Apriyani (24) menggelar doa bersama dan tabur bunga di depan pintu kamar kos Blok Ceblok, Desa Singajaya, Kabupaten Indramayu, pada Jumat (22/8/2025). “Ini ikhtiar kami untuk Puput, semoga tenang di alam sana, dan pelaku dihukum seadil-adilnya,” ujar salah seorang anggota keluarga korban. Hanya sehari setelah doa bersama itu, publik dikejutkan dengan kabar penangkapan Alfian Sinaga, tersangka pelaku pembunuhan Puput. Ia diringkus tim Satreskrim Polres Indramayu pada Sabtu (23/8/2025). Video amatir detik-detik penangkapan Alfian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman, ia tampak tak berdaya ketika digelandang petugas dari sebuah gubuk sederhana di pinggir jalan…

Selengkapnya

INDRAMAYU – Penangkapan Mirip Alvian Sinaga, tersangka kasus pembunuhan Putri Apriyani (Puput), menghebohkan masyarakat Indramayu. Sebuah video amatir yang merekam detik-detik penangkapannya oleh Satreskrim Polres Indramayu beredar luas di media sosial pada Sabtu (23/8/2025). Dalam rekaman tersebut, yang mirip Alvian Maulana Sinaga terlihat tak berdaya saat digelandang petugas dari sebuah gubuk sederhana di pinggir jalan, yang diduga menjadi tempat persembunyiannya sementara. Video ini langsung memicu reaksi keras dari masyarakat Indramayu yang sebelumnya masih diliputi duka dan amarah atas kasus tragis yang menimpa Puput. Kasus pembunuhan ini memang menyisakan banyak pertanyaan, bahkan sempat muncul isu liar mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat.…

Selengkapnya

INDRAMAYU – Langkah politik Partai Golkar di Indramayu makin terlihat tajam. Usai resmi menguasai kursi Ketua DPRD melalui kadernya, Dra. Hj. Nurhayati, M.Pd.I, partai berlambang pohon beringin ini disebut-sebut sedang menyiapkan manuver besar: kembali merebut kursi kepala daerah di Pilkada 2029. Pelantikan Nurhayati pada Jumat (22/8/2025) bukan hanya sekadar pergantian pimpinan DPRD, tapi juga dinilai sebagai panggung politik untuk mengokohkan mesin partai menjelang pesta demokrasi lima tahun mendatang. Golkar terbukti masih menjadi poros utama di Indramayu. Dengan kendali legislatif di tangan, publik menilai partai ini sedang menyiapkan jalan mulus untuk kembali menancapkan pengaruh di eksekutif. “Ketua DPRD dari Golkar bukan…

Selengkapnya

INDRAMAYU – Partai Golkar kembali menegaskan eksistensinya di Kabupaten Indramayu. Kader terbaiknya, Dra. Hj. Nurhayati, M.Pd.I, resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indramayu periode 2024–2029, menggantikan almarhum Haryono. Pelantikan digelar dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu, Jumat (22/8/2025), dengan disaksikan langsung Bupati Indramayu, Lucky Hakim, jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, anggota DPRD, serta tokoh masyarakat. Prosesi pengambilan sumpah dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat, dan dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Indramayu. Dengan resmi dilantiknya Dra. Hj. Nurhayati, Partai Golkar menegaskan posisi strategisnya sebagai partai pemenang di Kabupaten Indramayu. Kader Golkar kini memegang amanah sebagai Ketua DPRD, sebuah posisi…

Selengkapnya

INDRAMAYU – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu, Caridin, dipanggil oleh Komisi II DPRD Indramayu. Pemanggilan ini dilakukan menyusul maraknya dugaan praktik pungutan liar (pungli) di sejumlah sekolah dasar negeri. Beberapa sekolah yang menjadi sorotan publik antara lain SDN 1 Paoman, SDN 1 Kepandean, dan SDN Panyindangan Wetan. Praktik dugaan pungli tersebut ramai diperbincangkan setelah muncul keluhan orang tua murid dan pemberitaan media. Sekretaris Fraksi PKB DPRD Indramayu, Imron Rosadi, membenarkan pemanggilan tersebut. Ia menyebut rapat dengan Kadisdikbud sudah dilakukan bersama Komisi II DPRD pada Rabu (20/8). “Kadisdikbud Indramayu sudah diundang rapat dengan Komisi II DPRD kemarin,” kata…

Selengkapnya

INDRAMAYU – Kisruh proyek tanpa papan informasi kembali mencuat di Kabupaten Indramayu. Kali ini, publik digegerkan dengan adanya aktivitas pembangunan di Komplek Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Indramayu. Meski terlihat jelas adanya pembangunan musholla, toilet, renovasi gedung, hingga pengadaan pendingin ruangan (AC), tak satu pun papan proyek terpampang di lokasi. Seorang pengawas lapangan yang ditemui media justru memberikan jawaban membingungkan. “Kayanya proyek kementerian sosial,” ucapnya singkat dengan raut bingung. Ketika diminta klarifikasi, pihak Disnaker Indramayu melalui Kabid Sukirman enggan memberi keterangan rinci. “Langsung saja hubungi Dinsos, takut salah ngomong,” ujarnya. Namun saat media mencoba meminta konfirmasi kepada Dinas Sosial (Dinsos) Indramayu,…

Selengkapnya

INDRAMAYU — Dunia pendidikan dasar kembali tercoreng. SD Negeri 1 Kepandean, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, diduga melakukan pungutan liar terkait pembelian buku paket, lembar kerja siswa (LKS), hingga seragam sekolah pada tahun ajaran 2025/2026. Sejumlah orang tua siswa mengaku terbebani dengan adanya pungutan yang nilainya mencapai lebih dari Rp 1 juta per anak. Modus pungutan disebut melibatkan paguyuban sekolah yang dibentuk dari wali murid. “Kalau ditotal bisa sampai Rp 1,5 juta. Saya baru mampu membeli setengah buku paket dengan harga sekitar Rp 500.000 karena tidak ada uang. Pungutan ini sangat memberatkan,” kata seorang wali murid, Selasa (19/8/2025). Wali murid lainnya,…

Selengkapnya

INDRAMAYU – Proyek pembangunan di lingkungan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu menjadi sorotan publik. Penelusuran media menemukan sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Pembangunan Musholla, Toilet, dan Renovasi Gedung Berdasarkan pantauan beritasuper.com, proyek yang sedang berlangsung di Komplek Disnaker meliputi pembangunan musholla, toilet, renovasi gedung, serta pengadaan barang seperti pendingin ruangan (AC). Namun, proyek ini tidak dilengkapi dengan papan informasi (papan proyek) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan terkait keterbukaan publik. Pekerja Tidak Menggunakan APD Lengkap Selain ketiadaan papan proyek, pekerja di lapangan juga terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai standar keselamatan…

Selengkapnya

INDRAMAYU — Forum Perjuangan Wartawan Indramayu (FPWI) angkat bicara terkait dugaan pungutan liar di lingkungan sekolah dasar, termasuk di SD Negeri 1 Paoman. Sekretaris Jenderal FPWI Tomi Susanto menilai praktik pungutan yang dikeluhkan wali murid, mulai dari biaya buku paket hingga iuran pramuka, telah membebani orang tua. “Bupati Indramayu harus bersikap tegas dengan mencopot kepala dinas yang tidak cakap dalam bekerja. Dari sejumlah media online, kami melihat maraknya dugaan pungli di sekolah dasar, salah satunya SDN 1 Paoman,” tegas Sekjen FPWI. Sebelumnya, seorang wali murid mengaku harus membayar buku paket Rp560 ribu, Lembar Kerja Siswa (LKS) setiap semester, iuran pramuka…

Selengkapnya