Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Jumat, Juni 5
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Ragam » Sekolah Dasar, Biaya Sultan? Wali Murid SDN 1 Kepandean Indramayu Menjerit
    Indramayu

    Sekolah Dasar, Biaya Sultan? Wali Murid SDN 1 Kepandean Indramayu Menjerit

    SDN 1 Kepandean Indramayu diduga lakukan pungutan liar untuk buku paket, LKS, dan seragam sekolah.
    By Redaksi20 Agustus 2025Updated:20 Agustus 2025
    SDN 1 Kepandean Indramayu yang jadi sorotan
    Dokumentasi tampak depan SDN 1 Kepandean Indramayu
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    INDRAMAYU — Dunia pendidikan dasar kembali tercoreng. SD Negeri 1 Kepandean, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, diduga melakukan pungutan liar terkait pembelian buku paket, lembar kerja siswa (LKS), hingga seragam sekolah pada tahun ajaran 2025/2026.

    Sejumlah orang tua siswa mengaku terbebani dengan adanya pungutan yang nilainya mencapai lebih dari Rp 1 juta per anak. Modus pungutan disebut melibatkan paguyuban sekolah yang dibentuk dari wali murid.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    “Kalau ditotal bisa sampai Rp 1,5 juta. Saya baru mampu membeli setengah buku paket dengan harga sekitar Rp 500.000 karena tidak ada uang. Pungutan ini sangat memberatkan,” kata seorang wali murid, Selasa (19/8/2025).

    BACA JUGA :  Pencurian Modus Paku, Dana BOS Rp165 Juta Milik Sekolah di Indramayu Raib

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    Wali murid lainnya, berinisial T, juga mengaku keberatan. “Sejujurnya saya tidak sanggup. Pekerjaan saya serabutan, sementara sekolah dasar seharusnya gratis sesuai program pemerintah,” ujarnya.

    Ditemukan Sales di Ruang Kepala Sekolah

    Wartawan menemukan dua orang sales dari penerbit Erlangga berada di ruang kepala sekolah pada Rabu (20/8/2025) pukul 09.40 WIB. Mereka diduga tengah menawarkan buku paket dan LKS kepada pihak sekolah.

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    “Saya ke sini diundang bu Kepsek, tidak ada kaitan dengan paguyuban,” ujar salah satu perwakilan penerbit.

    BACA JUGA :  Keselamatan Prioritas Utama, KAI Tindak Tegas Perlintasan Tanpa Izin

    Temuan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai keterlibatan pihak sekolah dalam praktik penjualan buku yang semula disebut hanya dikelola paguyuban.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu, Caridin, menegaskan bahwa sekolah dasar tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun.

    “Kalau mau membeli buku paket atau LKS, silakan menggunakan Dana BOS. Aturannya jelas, tidak boleh membebani orang tua murid,” kata Caridin di kantornya, Rabu (20/8/2025).

    BACA JUGA :  Dugaan Pungutan Liar Berkedok LKS, SDN di Indramayu Disorot

    SDN 1 Kepandean saat ini memiliki 601 siswa. Dengan nominal pungutan di atas Rp 1 juta per siswa, total dana yang beredar ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

    Mereka berharap praktik pungutan dapat dihentikan agar anak-anak tetap bisa bersekolah tanpa beban tambahan biaya.


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    Biaya Sekolah Buku Paket SD Dana BOS Disdikbud Indramayu LKS SD Pendidikan Indramayu Pungli Indramayu pungutan sekolah SDN 1 Kepandean Seragam Sekolah
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticleProyek di Komplek Disnaker Indramayu Disorot, Tanpa Papan Informasi dan APD
    Next Article Disnaker Lempar Jawaban, Dinsos Bungkam Soal Proyek Misterius di Indramayu
    Redaksi
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Hukum

    Ahli Waris Murdham Gandeng Pengacara, Siap Gugat Sengketa Lahan Perumahan Alana 5 Indramayu

    3 Juni 2026

    INDRAMAYU – Persoalan lahan yang saat ini telah menjadi lokasi pembangunan Perumahan Alana kembali mencuat…

    Tolak Damai, Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu Mengaku Didatangi Pengacara Tanpa Surat Kuasa

    2 Juni 2026

    Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu di Indramayu Tolak Damai, Minta Polisi Bertindak Tegas

    29 Mei 2026

    Daniel Mutaqien Mundur dari Ketua MPC Pemuda Pancasila Indramayu

    3 Juni 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Ahli Waris Murdham Gandeng Pengacara, Siap Gugat Sengketa Lahan Perumahan Alana 5 Indramayu
    • Daniel Mutaqien Mundur dari Ketua MPC Pemuda Pancasila Indramayu
    • Tolak Damai, Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu Mengaku Didatangi Pengacara Tanpa Surat Kuasa
    • Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu di Indramayu Tolak Damai, Minta Polisi Bertindak Tegas
    • Kepala Kemenag Indramayu: Idul Adha Bukan Sekadar Kurban
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi