Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kamis, Juni 25
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Ragam » Indramayu » Nama Dicatut dalam Polemik Parkir Karangampel, H. Nico Antonio Buka Data
    Indramayu

    Nama Dicatut dalam Polemik Parkir Karangampel, H. Nico Antonio Buka Data

    Komisi III DPRD Indramayu menegaskan pengawasan pengelolaan parkir pasar dilakukan berdasarkan data dan bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.
    By Redaksi7 Mei 2026Updated:8 Mei 202667K Views
    H. Nico Antonio, ST menunjukkan data setoran pengelolaan parkir Pasar Karangampel saat memberikan klarifikasi terkait polemik PAD di DPRD Indramayu.
    Anggota Komisi III DPRD Indramayu H. Nico Antonio, ST memberikan penjelasan kepada awak media di ruang Fraksi Partai Demokrat terkait data pengelolaan dan setoran parkir Pasar Karangampel.
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    Indramayu — Polemik dugaan kebocoran pengelolaan parkir di Pasar Karangampel, Kabupaten Indramayu, kian memanas. Isu tersebut mencuat setelah beredarnya materi visual di media sosial yang menyoroti adanya dugaan aliran dana tidak wajar serta ketidaksinkronan antara target dan realisasi pendapatan parkir.

    Dalam gambar yang beredar, disebutkan adanya indikasi setoran yang tidak transparan, laporan yang tidak selaras, hingga desakan audit menyeluruh. Bahkan, nama anggota DPRD Indramayu, H. Nico Antonio, ST, ikut terseret dalam narasi yang berkembang.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    Menanggapi hal tersebut, politisi Partai Demokrat yang duduk di Komisi III DPRD Indramayu itu memberikan klarifikasi tegas. Ia membantah keras keterlibatan dalam dugaan kebocoran pengelolaan parkir pasar yang belakangan menjadi sorotan publik.

    “Kami berbicara berdasarkan data. Semua yang kami lakukan murni dalam kapasitas pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah (perda) dan peraturan bupati (perbup),” ujar H. Nico Antonio, ST saat ditemui Beritasupercom di kantor Fraksi Partai Demokrat.

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    Ia menjelaskan, polemik bermula sejak berakhirnya kontrak pengelolaan parkir oleh PT LAR pada Agustus atau September 2024.

    Saat itu, Komisi III telah menggelar rapat bersama pemerintah daerah, BKAD, Bapenda, dan Diskopdagin untuk membahas kelanjutan pengelolaan parkir pasar.

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    Dalam rapat tersebut, disebutkan bahwa kontrak PT LAR tidak akan diperpanjang. Namun di tengah proses pembahasan, muncul informasi bahwa kontrak justru diperpanjang. Kondisi itu kemudian kembali dibahas bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

    “Waktu itu Bapenda menyampaikan bahwa perpanjangan kontrak dinilai menyalahi aturan dan berpotensi cacat hukum,” ungkapnya.

    BACA JUGA :  Kontroversi Uji Kelayakan Rektor UNWIR, Nilai AI Dipertanyakan Kandidat

    Meski demikian, proses tetap berjalan setelah adanya penjelasan dari Ali Fikri selaku Pelaksana Tugas (Plt) sekaligus Sekretaris DPRD (Sekwan) Indramayu saat itu. Dijelaskan bahwa kontrak dapat diputus sewaktu-waktu apabila regulasi berupa perda dan perbup telah diterbitkan.

    Memasuki tahun 2026, setelah perda dan perbup diberlakukan, pemerintah mulai menerapkan pola swakelola pasar. Komisi III kemudian melakukan pengawasan langsung ke Pasar Karangampel dan Pasar Jatibarang untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai aturan.

    Beberapa hari setelah kunjungan tersebut, sejumlah petugas parkir mendatangi Komisi III terkait surat dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagin) yang menginstruksikan setoran dilakukan langsung kepada kepala pasar. Menurut Nico, langkah itu dianggap sesuai aturan dan bagian dari mekanisme baru pengelolaan.

    BACA JUGA :  Resmi, KPU Indramayu Umumkan Tak Ada Sengketa Pilbup 2024

    Ia menegaskan, Komisi III hanya menjalankan fungsi pengawasan dan tidak masuk ke ranah teknis pengelolaan maupun mekanisme kontrak pihak ketiga.

    Terkait data pendapatan, Nico memaparkan bahwa pada tahun 2025 target setoran PT LAR sekitar Rp66,7 juta, tetapi realisasi hanya sekitar Rp55 juta, ditemukan kekurangan setoran sekitar Rp10,5 juta yang belum masuk ke kas daerah.

    “Karena itu, Komisi III mendorong pola pengelolaan baru agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat,” tegasnya.

    BACA JUGA :  Harapan Baru Mengguncang Indramayu,Lucky-Sae Mengukir Sejarah

    Berdasarkan laporan Diskopdagin hingga April 2026, setoran bersih Pasar Karangampel disebut mencapai sekitar Rp107 juta, sedangkan Pasar Jatibarang sekitar Rp220 juta.

    “Kalau memang perda dan perbup ini mampu meningkatkan PAD, tentu patut diapresiasi,” katanya.

    Terkait gugatan hukum dari pihak PT LAR yang menyebut adanya kerugian hingga ratusan juta rupiah, Nico menilai hal itu merupakan klaim sepihak penggugat. Sementara data yang dimiliki Komisi III justru menunjukkan adanya kekurangan setoran pada akhir 2025.

    Saat ini, pihaknya mengaku telah melakukan langkah lanjutan bersama internal partai serta kuasa hukum Partai Demokrat.

    BACA JUGA :  Pemkab Indramayu Bahas Kerja Sama KKN dengan Universitas Pancasakti Tegal

    Ia juga menegaskan tidak memiliki hubungan khusus dengan pihak PT LAR maupun pihak yang melontarkan tuduhan terhadap dirinya.

    Sebagai pejabat publik, dirinya mengaku siap menerima kritik. Namun, ia meminta masyarakat tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menilai persoalan berdasarkan fakta serta data yang ada.

    “Kami di Komisi III hanya menjalankan amanat rakyat untuk mengawasi agar pengelolaan parkir pasar benar-benar berorientasi pada peningkatan PAD dan tidak merugikan daerah,” pungkasnya.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak PT LAR belum memberikan tanggapan resmi terkait polemik yang berkembang.**


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    Diskopdagin DPRD Indramayu Indramayu Komisi III Nico Antonio PAD Pasar Karangampel PT LAR
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticleDiduga Kebakaran di Pertamina Cilogog Losarang, Warga Panik
    Next Article Era Aep Surahman Berakhir, Penjabat Sekda Indramayu Hadapi Tantangan Berat
    Redaksi
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Bandung

    Buronan Kasus Dugaan Penyekapan di Jawa Barat Akhirnya Ditangkap

    23 Juni 2026

    BANDUNG — Setelah sempat menjadi buronan dan menyita perhatian publik di Jawa Barat, Taufik Hidayat…

    CCTV Bongkar Dugaan Aksi Brutal Oknum Kuwu di Indramayu terhadap Seorang Perempuan

    26 Mei 2026

    Ironi Pendidikan di Indramayu: Sekolah Kosong Berubah Jadi Lokasi Pembuangan Sampah

    23 Juni 2026

    Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu di Indramayu Tolak Damai, Minta Polisi Bertindak Tegas

    29 Mei 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Lindungi Pesisir dari Ancaman Abrasi, Kementerian PU–JICA Mulai Survei Giant Sea Wall di Sukra
    • BPJPH Gandeng Pemkab Indramayu Percepat Sertifikasi UMK
    • Buronan Kasus Dugaan Penyekapan di Jawa Barat Akhirnya Ditangkap
    • Ironi Pendidikan di Indramayu: Sekolah Kosong Berubah Jadi Lokasi Pembuangan Sampah
    • Sambut 1448 Hijriah, Kepala Kemenag Indramayu Ajak Jadikan Momentum Perbaikan Diri
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi