Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Selasa, Juni 2
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Hukum » Tolak Damai, Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu Mengaku Didatangi Pengacara Tanpa Surat Kuasa
    Hukum

    Tolak Damai, Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu Mengaku Didatangi Pengacara Tanpa Surat Kuasa

    Korban mengaku didatangi tiga orang yang mengatasnamakan perwakilan oknum kuwu untuk mengajak berdamai, namun ajakan tersebut ditolak dan korban memilih melanjutkan proses hukum.
    By Redaksi2 Juni 2026Updated:2 Juni 202612K Views
    Korban dugaan kekerasan oleh oknum kuwu di Indramayu memberikan keterangan kepada media terkait penolakan upaya perdamaian.
    Foto didatangi tiga orang yang mengatasnamakan perwakilan oknum kuwu
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    INDRAMAYU — Perkembangan baru muncul dalam kasus dugaan kekerasan, intimidasi, dan perusakan yang dilaporkan AY (35) terhadap seorang oknum kuwu berinisial C di Kecamatan Sukagumiwang,Kabupaten Indramayu.

    Di tengah laporan hukum yang masih berjalan, korban mengaku didatangi tiga orang ke rumahnya pada Sabtu (30/5/2026). Salah satu di antaranya disebut mengaku sebagai pengacara, sementara dua lainnya disebut masih memiliki hubungan kekerabatan dengan almarhum ayah korban.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    Menurut AY, ketiga orang tersebut datang dengan tujuan mengajak dirinya berdamai dengan terduga pelaku.

    “Mereka datang ke rumah dan menyampaikan ingin mewakili oknum kuwu C untuk mengajak berdamai,” kata AY kepada media.

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    Namun ajakan tersebut langsung ditolak oleh korban.

    AY mengaku tidak lagi memiliki kepercayaan terhadap upaya perdamaian setelah pengalaman serupa yang pernah dilakukan sebelumnya justru berujung pada munculnya kembali dugaan tindakan kekerasan dan perusakan.

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    Korban juga mempertanyakan legalitas salah satu tamu yang mengaku sebagai pengacara.

    Menurut AY, saat dirinya meminta surat kuasa sebagai bukti kewenangan untuk mewakili terduga pelaku, dokumen tersebut tidak diperlihatkan.

    “Saya tanya surat kuasanya mana. Karena tidak bisa menunjukkan surat kuasa, saya memilih tidak melanjutkan pembicaraan soal perdamaian,” ujarnya.

    BACA JUGA :  Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu di Indramayu Tolak Damai, Minta Polisi Bertindak Tegas

    AY menegaskan keputusan menolak damai didasarkan pada pengalaman sebelumnya. Pada Agustus 2025, dirinya sempat melaporkan dugaan kekerasan dan perusakan ke Polres Indramayu.

    Saat itu perkara berakhir dengan kesepakatan damai setelah terduga pelaku membuat surat pernyataan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

    Namun, menurut korban, kesepakatan tersebut tidak bertahan lama.

    “Waktu itu saya masih memberi kesempatan untuk berdamai, tapi ternyata setelah itu kejadian terulang lagi,” ungkap AY.

    Korban mengaku sekitar Desember 2025 rumahnya kembali menjadi sasaran perusakan. Sejumlah barang dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari kaca jendela, lemari kristal, meja makan hingga berbagai peralatan rumah tangga.

    BACA JUGA :  CCTV Bongkar Dugaan Aksi Brutal Oknum Kuwu di Indramayu terhadap Seorang Perempuan

    Beberapa kejadian tersebut, kata korban, bahkan terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di dalam rumah.

    Selain dugaan perusakan, AY juga mengaku mengalami intimidasi di jalan, termasuk mobilnya yang disebut beberapa kali dipepet dan ditabrak.

    Ia juga mengaku pernah mengalami dugaan kekerasan fisik berupa pemukulan, cekikan, hingga jambakan rambut.

    Atas berbagai kejadian tersebut, korban memilih menempuh jalur hukum dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

    “Saya sudah pernah memberi kesempatan damai. Sekarang saya ingin kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

    BACA JUGA :  Tony RM Dampingi Korban Dugaan Penipuan Kerja ke Jepang Rp165 Juta

    Sebelumnya, pada 25 Mei 2026, AY kembali mendatangi Polres Indramayu untuk melaporkan dugaan kekerasan dan perusakan yang dialaminya. Korban mengaku telah menerima tanda bukti laporan dari SPKT dan dijadwalkan menjalani konfirmasi lanjutan pada 3 Juni 2026.

    Korban berharap pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporannya secara profesional dan transparan.

    Hingga berita ini diterbitkan, pihak terduga pelaku maupun pihak yang disebut mendatangi rumah korban belum memberikan keterangan resmi. (*)


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    Indramayu oknum kuwu
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticleKorban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu di Indramayu Tolak Damai, Minta Polisi Bertindak Tegas
    Redaksi
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Hukum

    Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu di Indramayu Tolak Damai, Minta Polisi Bertindak Tegas

    29 Mei 2026

    INDRAMAYU — Dugaan aksi brutal seorang oknum kuwu berinisial C di Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu…

    CCTV Bongkar Dugaan Aksi Brutal Oknum Kuwu di Indramayu terhadap Seorang Perempuan

    26 Mei 2026

    Tolak Damai, Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu Mengaku Didatangi Pengacara Tanpa Surat Kuasa

    2 Juni 2026

    Kepala Kemenag Indramayu: Idul Adha Bukan Sekadar Kurban

    27 Mei 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Tolak Damai, Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu Mengaku Didatangi Pengacara Tanpa Surat Kuasa
    • Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu di Indramayu Tolak Damai, Minta Polisi Bertindak Tegas
    • Kepala Kemenag Indramayu: Idul Adha Bukan Sekadar Kurban
    • CCTV Bongkar Dugaan Aksi Brutal Oknum Kuwu di Indramayu terhadap Seorang Perempuan
    • Ambisi Infrastruktur Berkualitas Pemda Indramayu Tercoreng Retaknya Jalan Kedaton–Purwajaya
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi