Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Jumat, Juni 5
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Ragam » Dugaan Pungutan Liar Berkedok LKS, SDN di Indramayu Disorot
    Indramayu

    Dugaan Pungutan Liar Berkedok LKS, SDN di Indramayu Disorot

    SDN 1 Paoman Indramayu diduga lakukan pungutan liar berkedok penjualan LKS dan buku paket. Wali murid resah karena biaya capai hampir Rp1 juta per siswa.
    By Redaksi16 Agustus 2025
    Pungli berkedok LKS di Indramayu
    Dokumentasi Nota Pembayaran Pembelian LKS
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    INDRAMAYU – Dunia pendidikan dasar di Kabupaten Indramayu kembali tercoreng. SDN 1 Paoman, yang berada di Jalan Paoman Utara, Indramayu, Jawa Barat, diduga melakukan pungutan liar berkedok penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) dan buku paket pada tahun ajaran 2025/2026.

    Praktik ini membuat banyak wali murid resah. Jumlah pungutan disebut mencapai hampir Rp1 juta per murid, termasuk bagi siswa baru.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital
    Wali Murid Keberatan

    Sejumlah wali murid dari kelas I hingga VI mengaku keberatan dengan pungutan yang dianggap memberatkan. Informasi yang dihimpun Sabtu (16/8/2025) menyebutkan, pungutan meliputi , LKS Rp200 ribu, Buku paket Rp419 ribu , Biaya ujian Rp50 ribu dan Pembelian atribut dan seragam sekolah.

    BACA JUGA :  Gebyar Inovasi Daerah Kabupaten Indramayu 2024: Membangun Budaya Kreativitas dan Inovasi

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    Seorang wali murid berinisial S menyebut pungutan ini sangat membebani.

    “Sejujurnya saya keberatan dengan pungutan itu. Apalagi pekerjaan saya hanya serabutan,” ujarnya.

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    Menurutnya, banyak orang tua khawatir melapor karena takut anaknya mendapat perlakuan berbeda dari pihak sekolah.

    Rincian Dugaan Pungutan

    Pungutan terbesar berasal dari buku paket kelas V dengan rincian enam mata pelajaran: Bahasa Indonesia Rp66 ribu, Matematika Rp66 ribu, PPKN Rp53 ribu, IPAS jilid A Rp67 ribu, IPAS jilid B Rp67 ribu, serta Bahasa Indramayu Rp100 ribu. Totalnya mencapai Rp419 ribu.

    Selain itu, wali murid juga diwajibkan membayar iuran pramuka Rp5 ribu per bulan meski kegiatan jarang dilakukan, infak Rp2.000 setiap Senin dan Jumat, serta kas kelas Rp2.000.

    “Sekolah negeri biasa kok pungutannya seperti sekolah elit. Kalau tidak dibeli, anak kesulitan belajar,” kata seorang wali murid lainnya.

    BACA JUGA :  Truk Tabrak Kereta di Indramayu, Jadwal Kereta Api Cirebon Terganggu

    Besarnya Biaya Membebani Orang Tua

    Untuk siswa kelas I, biaya pungutan diperkirakan Rp700 ribu hingga Rp800 ribu per murid. SDN 1 Paoman sendiri memiliki 316 siswa dengan tujuh rombongan belajar (rombel).

    Jika dikalkulasikan, total dana yang terkumpul dari pungutan tersebut mencapai ratusan juta rupiah. Kondisi ini menimbulkan sorotan tajam karena dianggap mencederai dunia pendidikan dasar yang seharusnya bebas dari pungutan liar. **(Az).


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    dugaan pungutan sekolah dunia pendidikan tercoreng kasus pungli sekolah Pendidikan Indramayu pungli sekolah dasar pungutan liar berkedok LKS SDN 1 Paoman Indramayu wali murid resah
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticleMantan Polisi Alvian Maulana Sinaga Masuk DPO Kasus Pembunuhan di Indramayu
    Next Article Pengacara Toni RM Ungkap Aliran Dana dari Rekening Putri Apriyani ke Alvian Sinaga
    Redaksi
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Hukum

    Ahli Waris Murdham Gandeng Pengacara, Siap Gugat Sengketa Lahan Perumahan Alana 5 Indramayu

    3 Juni 2026

    INDRAMAYU – Persoalan lahan yang saat ini telah menjadi lokasi pembangunan Perumahan Alana kembali mencuat…

    Tolak Damai, Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu Mengaku Didatangi Pengacara Tanpa Surat Kuasa

    2 Juni 2026

    Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu di Indramayu Tolak Damai, Minta Polisi Bertindak Tegas

    29 Mei 2026

    Daniel Mutaqien Mundur dari Ketua MPC Pemuda Pancasila Indramayu

    3 Juni 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Ahli Waris Murdham Gandeng Pengacara, Siap Gugat Sengketa Lahan Perumahan Alana 5 Indramayu
    • Daniel Mutaqien Mundur dari Ketua MPC Pemuda Pancasila Indramayu
    • Tolak Damai, Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu Mengaku Didatangi Pengacara Tanpa Surat Kuasa
    • Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu di Indramayu Tolak Damai, Minta Polisi Bertindak Tegas
    • Kepala Kemenag Indramayu: Idul Adha Bukan Sekadar Kurban
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi