Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sabtu, November 7
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Ragam » Purna Tugas Aep Surahman: Momentum Uji Ketahanan Birokrasi Pemda Indramayu
    Ragam

    Purna Tugas Aep Surahman: Momentum Uji Ketahanan Birokrasi Pemda Indramayu

    Transisi kepemimpinan Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu pasca purna tugas Aep Surahman dinilai menjadi fase penting menjaga stabilitas birokrasi, pelayanan publik, dan profesionalisme ASN.
    By Az7 Mei 2026Updated:8 Mei 202623K Views
    Dr. H. Dudung Indra Ariska memberikan pandangan akademis terkait tantangan Penjabat Sekda pasca purna tugas Aep Surahman di Indramayu
    Foto Ketua Umum Yayasan Wiralodra Indramayu, Dr. H. Dudung Indra Ariska, S.H., M.H.,
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    Indramayu – Dalam sistem pemerintahan daerah, posisi Sekretaris Daerah (Sekda) sering kali dipahami hanya sebagai jabatan administratif tertinggi di lingkungan ASN. Padahal, secara akademis dan praktik pemerintahan, Sekda memiliki fungsi yang jauh lebih strategis.

    Sekda adalah pengendali ritme birokrasi, penghubung kepala daerah dengan seluruh perangkat organisasi, sekaligus penjaga stabilitas tata kelola pemerintahan.

    Pesan Jasa pembuatan Kaos

    Karena itu, pergantian Sekda bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan bagian penting dari proses menjaga kesinambungan pemerintahan daerah.

    Praktisi akademisi sekaligus Ketua Umum Yayasan Wiralodra Indramayu, Dudung Indra Ariska, menilai Sekda memiliki peran sebagai institutional stabilizer atau figur penyeimbang birokrasi.

    Pasang Iklan

    Dalam konsep administrasi publik modern, Sekda bertugas memastikan birokrasi tetap bekerja secara objektif, profesional, dan konsisten meskipun terjadi dinamika politik maupun pergantian kepemimpinan daerah.

    Fungsi ini menjadi sangat penting karena birokrasi daerah pada dasarnya adalah mesin pelayanan publik. Ketika koordinasi antardinas melemah, komunikasi internal terganggu, atau muncul polarisasi kepentingan, maka dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat melalui menurunnya kualitas pelayanan pemerintah.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    Di sisi lain, masa transisi kepemimpinan birokrasi juga merupakan fase yang sensitif. Dalam banyak kasus, pergantian pejabat strategis sering memunculkan spekulasi, ketidakpastian organisasi, hingga tarik-menarik kepentingan di lingkungan birokrasi.

    Karena itu, Penjabat Sekda dituntut mampu menjaga netralitas ASN, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta memastikan program pembangunan tetap berjalan normal.

    Pasang Iklan

    📢 PASANG IKLAN DI WEBSITE KAMI

    Promosikan bisnis, produk, atau jasa Anda dengan harga terjangkau.

    💬 Hubungi via WhatsApp

    Secara akademis, keberhasilan seorang Sekda tidak hanya diukur dari kemampuan administratif, tetapi juga dari kapasitas kepemimpinan, integritas moral, kemampuan komunikasi birokrasi, dan komitmen terhadap prinsip good governance.

    Prinsip tersebut mencakup akuntabilitas, transparansi, profesionalitas, efektivitas, dan pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

    Dalam konteks ini, langkah kepala daerah juga menjadi faktor penting. Proses penunjukan Penjabat Sekda maupun Sekda definitif idealnya dilakukan berdasarkan sistem merit, yakni mengedepankan kompetensi, kapasitas, rekam jejak, dan integritas, bukan kedekatan personal atau kepentingan politik tertentu.

    BACA JUGA :  Ridha Triana pimpin Jabar Bergerak Indramayu, fokus program sosial dan ambulans gratis

    Transisi kepemimpinan birokrasi sejatinya dapat menjadi momentum pembenahan tata kelola pemerintahan. Jika dikelola dengan baik, pergantian kepemimpinan justru mampu memperkuat budaya kerja yang disiplin, bersih, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    Pada akhirnya, stabilitas birokrasi bukan hanya soal menjaga organisasi tetap berjalan, tetapi juga memastikan pelayanan publik dan pembangunan daerah terus berlangsung demi kepentingan masyarakat luas. **


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital
    Aep Surahman Lucky Hakim Sekda Indramayu
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticleEra Aep Surahman Berakhir, Penjabat Sekda Indramayu Hadapi Tantangan Berat
    Next Article Pengembangan Floating Camp Jadi Sorotan dalam Kunker Kemendes di Indramayu
    Az
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Hukum

    Dugaan Ijon Proyek Indramayu Dilaporkan ke KPK, Nama Sejumlah Pihak Muncul

    1 November 2026

    INDRAMAYU — Dugaan praktik transaksional dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu…

    Desak KPK Usut Ijon Proyek Indramayu, Minta LH Dipanggil

    4 November 2026

    Sengketa Tanah Alana 5 Indramayu, Ahli Waris Tegas: Kembalikan Hak Kami

    3 November 2026

    Porprov XV Jabar 2026: IMI Indramayu Bidik Emas Balap Motor di Sentul

    4 November 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Polres Indramayu Buka Bursa Kerja, Bidik Ribuan Lowongan
    • Dulu Stop Seniman Alasan Sponsor Rokok, Stafsus Kini Beri Karpet Merah Korporasi
    • Situs Diskominfo Indramayu Ditandai “Mencurigakan” oleh McAfee, Ada apa?
    • Minim Publikasi Atlet Indramayu di Porprov Jabar 2026 Tuai Kritik
    • SWH Mendorong Peran Fatayat NU Menekan Stunting di Indramayu
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi