Indramayu — Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Indramayu melakukan kunjungan pendampingan ke keluarga seorang anak yang diduga menjadi korban kekerasan seksual di wilayah Kecamatan Widasari, Minggu (16/11).
Kunjungan ini diwakili oleh petugas lapangan,selaku kader MOTEKAR (Motivator Ketahanan Keluarga).
Kehadiran petugas Disduk P3A bertujuan untuk melakukan pendataan awal serta memberikan informasi mengenai bantuan dan pendampingan yang dapat diakses korban dan keluarganya.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan serta pemulihan psikologis bagi korban kekerasan seksual, khususnya bagi anak dan perempuan.
“Kami hadir untuk memastikan bahwa korban dan keluarganya memperoleh perhatian dan pendampingan yang layak, baik secara administratif maupun psikososial,” ujar Petugas dalam keterangannya.
Selain melakukan pendataan, petugas juga menyampaikan informasi mengenai layanan konseling, pendampingan hukum, serta akses terhadap program pemulihan trauma yang disediakan pemerintah daerah bekerja sama dengan lembaga mitra.
Disduk P3A menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi proses pemulihan korban serta mendorong masyarakat agar berani melaporkan setiap dugaan kekerasan.
Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak di Kabupaten Indramayu.
(Santoso/Beritasupercom)
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

