Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Selasa, September 8
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Ragam » Indramayu » Diserang Kritik krisis ekologi, Komisi IV DPRD Indramayu Paparkan Fakta Lapangan
    Indramayu

    Diserang Kritik krisis ekologi, Komisi IV DPRD Indramayu Paparkan Fakta Lapangan

    DPRD mengklaim telah turun ke lapangan dan menyoroti keterbatasan kewenangan serta perlunya koordinasi dengan pemerintah pusat.
    By Redaksi30 Desember 2025Updated:30 Desember 2025
    Ketua Komisi IV DPRD Indramayu Ibnu Risman Syah
    Poto Ketua Komisi IV DPRD Indramayu Ibnu Risman Syah. (Istimewa)
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    INDRAMAYU – Komisi IV DPRD Kabupaten Indramayu menanggapi kritik dari Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut Agama Islam Pangeran Dharma Kusuma (DEMA IAI PDK) yang menilai dewan kurang optimal dalam menangani persoalan abrasi dan banjir rob di wilayah pesisir, khususnya Desa Eretan.

    Ketua Komisi IV DPRD Indramayu, Ibnu Risman Syah, menegaskan bahwa pihaknya telah turun langsung ke wilayah pesisir Eretan sebelum terjadi aksi unjuk rasa maupun aktivitas alat berat di lokasi tersebut.

    Pesan Jasa pembuatan Kaos

    “Di Eretan, kami sudah turun ke lapangan sebelum ada aktivitas malam hari seperti alat berat dan sebelum terjadi aksi demonstrasi,” ujar Ibnu kepada Beritasuper.com, Selasa,(30/12).

    BACA JUGA :  Mahasiswa Indramayu Kritik DPRD Kurang Optimal Tangani Krisis Ekologi Pesisir

    Pasang Iklan

    Ibnu menyatakan penanganan dampak abrasi dan banjir rob tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan pemerintah pusat.

    Ia menyebut bahwa Kementerian Sosial telah menyiapkan bantuan rumah bagi warga terdampak untuk kebutuhan pengungsian.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    “Sebanyak 93 unit rumah telah di isi oleh keluarga yang terdampak,” ujar Ibnu.

    BACA JUGA :  DEMA IAI PDK Sebut Bupati Lucky “Asbun” Soal Rob Eretan Wetan

    Pasang Iklan

    📢 PASANG IKLAN DI WEBSITE KAMI

    Promosikan bisnis, produk, atau jasa Anda dengan harga terjangkau.

    💬 Hubungi via WhatsApp

    Namun demikian, Ibnu mengakui terdapat keterbatasan kewenangan pemerintah daerah dalam aspek teknis penataan kawasan pesisir.

    Ia menjelaskan sejumlah pekerjaan, termasuk pembuatan infrastruktur pengendali abrasi, berada di bawah kewenangan instansi vertikal seperti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

    “Kewenangan teknisnya berbeda. Untuk eksekusi di lapangan tetap berada di kementerian terkait,” jelasnya.

    BACA JUGA :  Anggaran Fantastis Rp500 Miliar! Begini Rencana Mega Proyek Penahan Rob di Indramayu

    Bahkan, perhatian pemerintah provinsi juga telah terlihat melalui kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menerima aspirasi dari warga dan Pemerintah Desa Eretan Kidul.

    “Salah satu usulan dari kuwu Eretan Kidul adalah pelebaran sungai. Lebarnya perlu ditambah, minimal 12 meter dan maksimal 15 meter, agar penanganan abrasi bisa dilakukan secara berkelanjutan,” kata Ibnu.

    Wilayah Pesisir Eretan
    Potret Wilayah Pesisir Eretan ( istimewa)

    Meski telah melakukan sejumlah langkah, DPRD Indramayu hingga kini masih menunggu data teknis abrasi yang diperlukan sebagai dasar penyusunan kebijakan lanjutan dari BBWS.

    Infrastruktur seperti pagar laut yang berfungsi menahan gelombang baru tersedia sepanjang sekitar 500 meter.

    Ibnu berharap pembangunan infrastruktur penahan abrasi dapat diperluas hingga wilayah pesisir lain seperti Patrol dan Sukra agar perlindungan terhadap kawasan pesisir lebih komprehensif.

    BACA JUGA :  Bocah 4 Tahun Tenggelam di Kolam Bekas Galian di Ujungaris

    Menutup pernyataannya, Ibnu menegaskan bahwa DPRD Indramayu terbuka terhadap masukan dari semua elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa yang selama ini aktif mengawal isu krisis ekologi pesisir.

    “Kami membutuhkan dukungan, masukan, dan partisipasi semua pihak. Ada batas kewenangan, tetapi kami terbuka untuk diskusi dan koordinasi lintas tingkat pemerintahan,” tutupnya.  **


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital
    abrasi pesisir banjir rob Indramayu bbws DPRD Indramayu eretan indramayu komisi iv dprd krisis ekologi pesisir mahasiswa kritik dprd
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticleDPUPR Indramayu Klaim Tata Ruang Sesuai 74 Persen, RDTR Tak Pernah Direvisi
    Next Article Kekerasan Terhadap Perempuan Tetap Meresahkan, Perlindungan Daerah Masih Lemah
    Redaksi
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Hukum

    12 Remaja Diamankan Polisi, 10 Senjata Tajam Disita Usai CCTV Viral

    8 September 2026

    INDRAMAYU — Sebanyak 12 remaja diamankan Tim URC Resmob Satreskrim Polres Indramayu bersama Polsek Balongan…

    UHC Indramayu Tembus 99,81 Persen, Akses Jaminan Kesehatan Terus Diperkuat

    2 September 2026

    Dua Kali Sepekan, 60 Calon PMI Indramayu Urus Paspor

    1 September 2026

    Ratusan Juta untuk 1.000 Nelayan Indramayu, Begini Verifikasinya

    31 Agustus 2026
    Pos-pos Terbaru
    • 12 Remaja Diamankan Polisi, 10 Senjata Tajam Disita Usai CCTV Viral
    • UHC Indramayu Tembus 99,81 Persen, Akses Jaminan Kesehatan Terus Diperkuat
    • Dua Kali Sepekan, 60 Calon PMI Indramayu Urus Paspor
    • Ratusan Juta untuk 1.000 Nelayan Indramayu, Begini Verifikasinya
    • Pintu Mediasi Ditutup, Korban Minta Kuwu Sukagumiwang Ditahan
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi