Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sabtu, April 18
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Ragam » Peristiwa » Mahasiswa Indramayu Kritik DPRD Kurang Optimal Tangani Krisis Ekologi Pesisir
    Peristiwa

    Mahasiswa Indramayu Kritik DPRD Kurang Optimal Tangani Krisis Ekologi Pesisir

    Mahasiswa meminta DPRD Indramayu memperkuat fungsi pengawasan dan regulasi perlindungan pesisir.
    By Redaksi29 Desember 2025
    Mahasiswa meminta DPRD Indramayu memperkuat fungsi pengawasan dan regulasi perlindungan pesisir.
    Dokumentasi kawasan ekologi pesisir dan banjir rob.
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    INDRAMAYU — Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Pangeran Dharma Kusuma (IAI PDK) Indramayu mengkritik kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu yang dinilai belum maksimal dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap krisis ekologi di wilayah pesisir.

    Kritik tersebut disampaikan Ketua DEMA IAI PDK, Akmal Maulana, menyusul dirilisnya Kertas Posisi organisasi mahasiswa itu melalui akun media.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    Menurut Akmal, minimnya kehadiran DPRD di zona terdampak krisis menyebabkan lemahnya penyerapan aspirasi masyarakat dan pengawasan terhadap pemanfaatan sumber daya laut.

    “Ada garis merah yang perlu ditegaskan: fungsi perwakilan kerakyatan yang minim ke kawasan krisis ekologi. Kami melihat DPRD belum maksimal menjalankan perannya sebagai representasi rakyat,” ujarnya.

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    BACA JUGA :  DEMA IAI PDK Sebut Bupati Lucky “Asbun” Soal Rob Eretan Wetan

    Selama satu bulan terakhir, DEMA telah melakukan pengamatan di sejumlah kecamatan pesisir mulai dari Patrol hingga Cantigi, dengan fokus pada Eretan, Kertawinangun, dan Parean Ilir yang mengalami krisis cukup serius.

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    Hasil pengamatan menemukan aktivitas eksploitasi pesisir secara masif, terutama di Pantai Panjiwa (Desa Parean Ilir) yang mengalami abrasi 5 hingga 10 meter setiap tahun yang berkorelasi dengan banjir rob yang terus melanda desa-desa pesisir.

    DEMA mendesak DPRD segera membuat Peraturan Daerah (Perda) yang berpihak pada perlindungan ekosistem pesisir dan dasar laut, serta menyinkronisasikannya dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Indramayu.

    BACA JUGA :  DEMA IAI PDK dan BEMNUS Indramayu Temui DPRD, Soroti Proyek Rebana dan Nasib Lahan Petani

    Ia juga menyoroti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut yang dinilai memiliki celah hukum, khususnya terkait penambangan cangkang kerang mati yang tidak memiliki aturan spesifik.

    “Tumpukan cangkang kerang adalah sedimen biogenik, namun PP tersebut lebih fokus pada pasir dan lumpur untuk reklamasi. Ini membuka ruang aktivitas tanpa izin,” jelasnya.

    Akmal mengingatkan bahwa kunjungan Gubernur Jawa Barat ke pesisir Indramayu beberapa waktu lalu seharusnya menjadi momentum bagi DPRD untuk lebih aktif turun ke lapangan.

    “Warga pesisir hidup dalam ancaman tenggelam, harus meninggikan rumah setiap tahun sementara eksploitasi terus berjalan. DPRD harus berhenti menjadi penonton dan mulai bertindak sebelum terlambat,” pungkasnya. **


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    abrasi pantai banjir rob Indramayu DEMA IAI PDK DPRD Indramayu eksploitasi pesisir krisis pesisir Indramayu mahasiswa Indramayu
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticleEnam Dosen Polindra Terima Bantuan Dana Karya Ilmiah dari Kemendiktisaintek
    Next Article Proyek Misterius ,Bangun Jalan Tanpa Identitas dan Kualitas Memprihatinkan
    Redaksi
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Indramayu

    Kesepakatan Bersama Ditetapkan, Konflik Trayek Primajasa dan Elf Mereda

    8 April 2026

    INDRAMAYU — Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu menetapkan pembatasan pengambilan penumpang antara bus Primajasa dan angkutan…

    Heboh Aset Hilang Rp1,6 Miliar, BKAD Bongkar Penyebab Tak Terduga

    17 April 2026

    Komisi II DPRD Indramayu Gandeng Kompi, Bahas PSN Revitalisasi Tambak Pantura dengan KKP

    14 April 2026

    Pelatihan Gratis ! BLK Indramayu Siapkan Program untuk Pencari Kerja

    15 April 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Pemuda Indramayu Kembangkan Kantor Hukum dan LBH, Fokus Bantu Akses Keadilan
    • Jasad di Bawah Jembatan Dayeuhkolot Teridentifikasi, Korban Warga Ciparay
    • Heboh Aset Hilang Rp1,6 Miliar, BKAD Bongkar Penyebab Tak Terduga
    • Kerangka Manusia Ditemukan di Sungai Citarum, Polisi Lakukan Identifikasi
    • Pelatihan Gratis ! BLK Indramayu Siapkan Program untuk Pencari Kerja
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi