Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Jumat, Oktober 9
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Ragam » Peristiwa » Kekerasan Terhadap Perempuan Tetap Meresahkan, Perlindungan Daerah Masih Lemah
    Indramayu

    Kekerasan Terhadap Perempuan Tetap Meresahkan, Perlindungan Daerah Masih Lemah

    Kekerasan terhadap perempuan di Indramayu tahun 2025 masih tinggi. Catatan akhir tahun YSPDA dan Koalisi Perempuan Indonesia menyatakan sistem perlindungan daerah belum optimal.
    By Redaksi30 Desember 2025
    Foto: Anggota Yayasan Selendang Puan Dharma Ayu dan Koalisi Perempuan Indonesia Indramayu saat mempresentasikan Catatan Akhir Tahun 2025 tentang kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (30/12/2025).
    Foto: Anggota Yayasan Selendang Puan Dharma Ayu dan Koalisi Perempuan Indonesia Indramayu saat mempresentasikan Catatan Akhir Tahun 2025 tentang kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (30/12/2025).
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    INDRAMAYU – Sepanjang tahun 2025, kekerasan terhadap perempuan masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (30/12).

    Data dan pendampingan kasus menunjukkan jumlah kekerasan terhadap perempuan masih tergolong tinggi, sementara sistem perlindungan yang tersedia belum sepenuhnya mampu menjamin rasa aman, pemulihan, dan keadilan bagi korban.

    Pesan Jasa pembuatan Kaos

    Yayasan Selendang Puan Dharma Ayu (YSPDA) bersama Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi Cabang Indramayu menyampaikan Catatan Akhir Tahun 2025 sebagai refleksi, evaluasi, dan upaya advokasi untuk penguatan sistem perlindungan perempuan yang lebih terkoordinasi, berkelanjutan, dan berpihak korban.

    BACA JUGA :  Jadwal Anniversary Beritasuper.com Cup 2026 Mengalami Penyesuaian

    Pasang Iklan

    Ketua YSPDA, Yuyun Khoerunnisa, menyatakan bahwa sejak 2021 lembaga ini berfokus pada isu kekerasan terhadap perempuan dan anak, lahir dari keprihatinan terhadap lemahnya lembaga pengaduan, keterbatasan layanan hukum, serta pendekatan berperspektif korban yang belum optimal.

    Sementara itu, Ketua Koalisi Perempuan Indonesia Indramayu, Laeli Khiyaroh, menjelaskan berdasarkan data BPS tahun 2023, penduduk Indramayu mencapai 1.894.325 jiwa dengan 943.362 di antaranya perempuan, sehingga perlindungan terhadap perempuan seharusnya menjadi prioritas utama.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    BACA JUGA :  GRIB Jaya Balongan Jalin Kemitraan dengan Polisi

    Sepanjang 2025, P2TP2A Kabupaten Indramayu mencatat 37 kasus kekerasan terhadap perempuan, sedangkan YSPDA menangani langsung 12 kasus melalui pendampingan psikososial, rujukan, dan advokasi.

    Pasang Iklan

    📢 PASANG IKLAN DI WEBSITE KAMI

    Promosikan bisnis, produk, atau jasa Anda dengan harga terjangkau.

    💬 Hubungi via WhatsApp

    Perbedaan data ini mencerminkan lemahnya sistem pendataan, akses pelaporan aman, serta banyaknya korban yang enggan melapor karena takut, stigma, tekanan keluarga, dan rendahnya kepercayaan pada sistem.

    BACA JUGA :  Autopsi Ulang Jenazah Putri Apriyani, Toni RM Soroti Profesionalisme Petugas

    Catatan Akhir Tahun juga menyoroti Angka Kematian Ibu sebanyak 21 kasus (Data Dinkes 2025), 329 perkara dispensasi perkawinan anak yang dikabulkan (Data Kinsatker Badilag 2025), serta 75 pengaduan pekerja migran asal Indramayu tahun 2024 (Data Disnaker).

    “Kekerasan terhadap perempuan bukan persoalan individual semata, melainkan persoalan struktural yang membutuhkan komitmen nyata dari negara dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Laeli,

    BACA JUGA :  Setelah Sekian Lama Kosong,Posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Akhirnya di Lantik

    Menambahkan bahwa momentum Hari Pergerakan Perempuan 22 Desember 2025 seharusnya menjadi ruang refleksi bersama.

    Melalui catatan tersebut, kedua lembaga menyampaikan rekomendasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu, antara lain:

    1. Segera membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan sesuai Permendagri Nomor 12 Tahun 2017 dan regulasi daerah.

    2. Mengoptimalkan pelaksanaan Perda Kabupaten Layak Anak Nomor 6 Tahun 2016.

    3. Memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan dan berpihak korban sesuai Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual Nomor 12 Tahun 2022.

    4. Mengaktifkan kembali Posyandu Remaja di tingkat desa sebagai upaya pencegahan kekerasan dan perkawinan anak. **


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital
    catatan akhir tahun Jawa Barat Indramayu Yayasan selendang puan dharma ayu
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticleDiserang Kritik krisis ekologi, Komisi IV DPRD Indramayu Paparkan Fakta Lapangan
    Next Article Nama Kadmidi Mencuat di Pembinaan Kader Posyandu
    Redaksi
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Indramayu

    Hari Jadi ke-499 Indramayu Dikritik, Minim Kemeriahan dan Absennya Bupati

    5 Oktober 2026

    INDRAMAYU — Menjelang Kabupaten Indramayu memasuki usia 500 tahun, peringatan Hari Jadi ke-499 tahun 2026…

    15 Siswa SMP Diduga Terlibat Tawuran di Balongan, Kepala Sekolah Sampaikan Penyesalan

    6 Oktober 2026

    Tawuran Berujung Maut, 24 Remaja Diamankan Polisi di Balongan

    6 Oktober 2026

    Jual Mobil Kredit Tanpa Izin, Warga Kuningan Ditahan Polisi

    9 Oktober 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Jual Mobil Kredit Tanpa Izin, Warga Kuningan Ditahan Polisi
    • H. Ruswa dan Catatan Pembangunan Indramayu Menjelang Lima Abad
    • 15 Siswa SMP Diduga Terlibat Tawuran di Balongan, Kepala Sekolah Sampaikan Penyesalan
    • Tawuran Berujung Maut, 24 Remaja Diamankan Polisi di Balongan
    • Hari Jadi ke-499 Indramayu Dikritik, Minim Kemeriahan dan Absennya Bupati
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi