INDRAMAYU — Aula Nyi Endang Dharma Ayu Universitas Wiralodra tampak ramai sejak pagi, Rabu (12/11). Sebanyak 122 peserta bakal calon kuwu dari tujuh desa tampak antusias mengikuti Simulasi Seleksi Akademik.
Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para calon pemimpin desa untuk menunjukkan kesiapan, kapasitas, dan integritas mereka sebelum maju ke tahap seleksi resmi.
Di antara ratusan peserta, sosok Uminih Waryi Ningsih dari Desa Karangampel Kidul menarik perhatian.
Perempuan dengan latar belakang sederhana ini mencerminkan wajah sesungguhnya dari harapan masyarakat desa lahir dari kerja keras, pengalaman, dan tekad kuat untuk membangun kampung halaman.
Sebelum melangkah ke dunia politik desa, Uminih menapaki jalan panjang kehidupan. Ia pernah bekerja sebagai buruh, marketing, hingga di rumah makan, sembari tetap menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga.
“Saya siap melanjutkan pembangunan yang sudah berjalan di desa,” ujar Uminih.
“Optimisme saya muncul karena hasil survei juga menunjukkan dukungan warga yang cukup besar.
Namun bagi Uminih, dukungan masyarakat bukan semata soal angka atau kekuatan finansial.
Ia mengingatkan warga agar tidak menjual hak pilihnya demi uang.
“Tetap pilih orang sendiri, jangan lihat dari uang. Karena kalau pemimpin dipilih karena uang, hasilnya tidak akan baik,” tuturnya.
(Ali/Beritasupercom)
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

