BeritaSuper. INDRAMAYU – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengungkapkan kekecewaannya melalui siaran langsung di media sosial setelah menghadiri rapat bersama Gubernur Jawa Barat dan seluruh kepala daerah se-Jawa Barat.
Rapat tersebut membahas kebijakan pemangkasan anggaran pembangunan di Jawa Barat yang mencapai Rp3 triliun, di mana Kabupaten Indramayu terkena imbas pemangkasan hampir sebesar Rp400 miliar.
“Saya stres banget,” ujar Lucky Hakim dalam siarannya.
“padahal kita siapkan untuk perbaikan jalan, jembatan, dan sekolah. Udah enak-enak bikin jalan, tinggal bikin jembatan, malah dipotong gede. Ada jalan rusak kita bangun, ada jembatan rusak kita bangun, eh malah dipotong. Dipotongnya nggak kira-kira, ratusan miliar.” Ujarnya dalam siaran langsung.
Menurut Lucky, pemangkasan anggaran ini akan berdampak signifikan pada rencana pembangunan infrastruktur di Indramayu.
Program-program perbaikan jalan, jembatan, dan sekolah yang telah direncanakan berpotensi mengalami penundaan akibat pengurangan anggaran yang besar ini.
“Udah enak-enak bangun jalan dan jembatan, malah dipotong,” lanjutnya dengan nada prihatin.
Curhatan Lucky Hakim ini langsung menarik perhatian publik, terutama masyarakat Indramayu.
Pemerintah Kabupaten Indramayu diharapkan segera mencari solusi untuk mengatasi dampak dari pemangkasan anggaran ini agar pembangunan infrastruktur tetap dapat berjalan sesuai rencana. **(Ali)
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

