Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Minggu, Juni 7
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Ragam » Indramayu » Minat Kuliah Turun, UNWIR Akui Lulusan Baru Lebih Pilih LPK
    Indramayu

    Minat Kuliah Turun, UNWIR Akui Lulusan Baru Lebih Pilih LPK

    Minat kuliah di Indramayu menurun tajam. UNWIR mengakui banyak lulusan SMA/SMK lebih memilih LPK karena alasan ekonomi dan peluang kerja cepat.
    By Redaksi18 November 2025Updated:18 November 2025
    Foto Ketua Umum Yayasan Wiralodra Indramayu Dr. H. Dudung Indra Ariska
    Foto Ketua Umum Yayasan Wiralodra Indramayu Dr. H. Dudung Indra Ariska (beritasuper/Istimewa)
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    Indramayu — Fenomena turunnya minat lulusan SMA/SMK untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi kembali mencuat di Indramayu. Banyak orang tua dan siswa kini lebih memilih jalur Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) karena dianggap menawarkan peluang kerja lebih cepat, termasuk program penempatan ke luar negeri.

    Hal ini diakui langsung oleh Ketua Umum Yayasan Wiralodra Indramayu sekaligus Pakar Ilmu Hukum Pidana, Dr. H. Dudung Indra Ariska, S.H., M.H. dalam wawancara dengan beritasuper.com. di Kampus Universitas Wiralodra. Selasa (18/11).

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    Menurutnya, kondisi ekonomi menjadi pendorong utama mengapa lulusan baru enggan kuliah.

    “Melihat kondisi ekonomi masyarakat di Indramayu, itu hal yang lumrah. Banyak lulusan SMA yang ketika menyandang ijazah pun masih kesulitan mencari pekerjaan,” ujarnya.

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    BACA JUGA :  Aditya Firmansyah Dorong Lulusan UNWIR 2025 Jadi Generasi Unggul dan Berintegritas

    Ia bahkan menilai perguruan tinggi, termasuk UNWIR, masih belum mampu memberikan jaminan yang cukup kuat terkait masa depan lulusan.

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    “Universitas saat ini belum bisa menawarkan apa-apa. Sementara LPK lebih praktis dan menawarkan peluang kerja, termasuk keberangkatan ke luar negeri,” tegasnya.

    UNWIR sejatinya telah menyediakan beragam program bantuan pendidikan. Salah satunya Program Indonesia Pintar (PIP) dengan kuota lebih dari 300 mahasiswa.

    Namun, rendahnya minat calon mahasiswa membuat sebagian kuota harus dikembalikan.

    “Sebagian kuota PIP harus kami kembalikan karena kurang pendaftar. Fasilitas sudah ada, tapi minat masih rendah,” kata H. Dudung.

    BACA JUGA :  Disnaker Lempar Jawaban, Dinsos Bungkam Soal Proyek Misterius di Indramayu

    Ia menegaskan bahwa masyarakat sering kali mengira kuliah pasti membutuhkan biaya besar, padahal UNWIR menyediakan berbagai skema bantuan.

    “Kami jelaskan bahwa kuliah tidak selalu bayar. Bahkan ada program kuliah gratis dan mahasiswa digaji Rp800 ribu per bulan. Tapi minat tetap belum seperti yang diharapkan,” paparnya.

    UNWIR mengakui jumlah mahasiswa baru mengalami penurunan signifikan. Jika sebelumnya mampu menarik 700 lebih pendaftar, tahun ini hanya sedikit di atas 500.

    “Biasanya minimal 700. Tahun ini saya hanya dapat 500 lebih sedikit. Ini jelas penurunan,” ujarnya.

    BACA JUGA :  UKK Jadi Instrumen Penting dalam Pemilihan Rektor Baru Unwir

    Menghadapi tantangan tersebut, UNWIR meminta dukungan Pemkab Indramayu. Mereka turut mendorong program Bupati yang mencanangkan Satu Desa Satu Sarjana.

    UNWIR bahkan melakukan pendekatan langsung ke masyarakat melalui camat dan kuwu di berbagai kecamatan.

    “Kami keliling kecamatan, camat kumpulkan kuwu-kuwu. Kami jelaskan program PIP agar masyarakat kurang mampu bisa kuliah dengan biaya pemerintah,” katanya.

    Fenomena ini menunjukkan perguruan tinggi daerah menghadapi tantangan berat dalam meyakinkan masyarakat bahwa kuliah masih relevan untuk masa depan.

    (Red/BS)


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    ekonomi masyarakat indramayu lembaga pelatihan kerja lpk minat kuliah turun pendaftar mahasiswa baru pendidikan tinggi jatuh minat pip unwir satu desa satu sarjana unwir indramayu
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticleSurenda, Balon Kuwu Desa Tinumpuk dengan Semangat “MUDA”: Merajut, Unggul, Demokratis, dan Aman
    Next Article Bantah Penyelewengan Dana Rp2 Miliar, Nurpan Angkat Bicara!
    Redaksi
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Hukum

    Ahli Waris Murdham Gandeng Pengacara, Siap Gugat Sengketa Lahan Perumahan Alana 5 Indramayu

    3 Juni 2026

    INDRAMAYU – Persoalan lahan yang saat ini telah menjadi lokasi pembangunan Perumahan Alana kembali mencuat…

    Tolak Damai, Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu Mengaku Didatangi Pengacara Tanpa Surat Kuasa

    2 Juni 2026

    Daniel Mutaqien Mundur dari Ketua MPC Pemuda Pancasila Indramayu

    3 Juni 2026

    Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu di Indramayu Tolak Damai, Minta Polisi Bertindak Tegas

    29 Mei 2026
    Pos-pos Terbaru
    • DPRD Indramayu Gelar Rapat Paripurna Bahas Tiga Raperda Strategis
    • Landenk N D’Gank Tunjukkan Kepedulian Lewat Aksi Berbagi
    • Ahli Waris Murdham Gandeng Pengacara, Siap Gugat Sengketa Lahan Perumahan Alana 5 Indramayu
    • Daniel Mutaqien Mundur dari Ketua MPC Pemuda Pancasila Indramayu
    • Tolak Damai, Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu Mengaku Didatangi Pengacara Tanpa Surat Kuasa
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi