INDRAMAYU – Sebanyak 785 calon jamaah haji asal Kabupaten Indramayu mengikuti Manasik Haji Akbar tahun 2026/1447 Hijriah yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Barat bersama KBIHU Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Indramayu di Asrama Haji Indramayu, Minggu (18/1).
Kegiatan ini menjadi penanda kesiapan asrama sebagai pusat pemberangkatan jamaah haji Jawa Barat dengan fasilitas yang kini disebut setara hotel bintang tiga.
Asrama Haji Indramayu Siap Layani 40 Kloter
Kepala Kanwil Kemenhaj Jawa Barat, Boy Hari Novian, menyampaikan bahwa Manasik Akbar ini diikuti salah satu KBIH dengan jumlah jamaah terbanyak di Jawa Barat. Mulai tahun 2026, jamaah haji Indramayu akan diberangkatkan langsung dari asrama tersebut.
“Asrama Haji Indramayu kini memiliki empat tower dan dua aula, fasilitas manasik, dapur, serta klinik dengan IGD dan ruang rawat inap yang representatif. Kamarnya setara hotel bintang tiga, dengan 100 kamar per tower dan kapasitas empat orang per kamar, total bisa menampung 1.600 orang,” ujarnya.
Pada musim haji 2026, asrama akan melayani 40 kloter jamaah Jawa Barat. Jamaah akan mulai masuk asrama pada 21 April 2026, sementara embarkasi Bekasi akan melayani 28 kloter.
Peringatan Kesehatan dan Kebijakan Baru
Boy mengingatkan calon jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan, mengingat ibadah haji sebagian besar bersifat fisik dan pemerintah Arab Saudi sangat ketat terkait istithaah (kesiapan fisik).
“Pada tahun 2026, keluarga diperbolehkan mengantar jamaah hingga masuk kawasan asrama dengan area khusus agar tidak mengganggu sterilitas area jamaah. Persoalan air bersih juga telah teratasi dengan sambungan PDAM langsung dan pompa khusus,” tambahnya.
KBIHU NU INDRAMAYU JAMAAH TERBANYAK SE-JABAR
Ketua PCNU dan juga Ketua KBIHU NU Kabupaten Indramayu, H. M. Mustofa, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari 15 putaran bimbingan manasik di tingkat dasar.
“Dengan sekitar 750 jamaah, KBIHU NU Indramayu kemungkinan menjadi KBIH dengan jumlah jamaah terbanyak se-Jawa Barat bahkan se-Indonesia pada tahun ini. Di Indramayu sendiri terdapat sekitar 15 KBIH, dengan KBIHU NU sebagai yang paling dominan,” pungkasnya. **
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

