Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kamis, Oktober 29
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Ragam » Berangkat Demi Utang Orang Tua, Nadia Malah Mengaku Dikurung di China
    Ragam

    Berangkat Demi Utang Orang Tua, Nadia Malah Mengaku Dikurung di China

    Niat membantu orang tua berujung pada dugaan eksploitasi pekerja migran di China.
    By Redaksi10 September 202620K Views
    Nadia Permatasari PMI asal Indramayu mengaku dikurung di China
    Nadia Permatasari, PMI asal Indramayu, mengaku membutuhkan bantuan pemerintah untuk dapat kembali ke Indonesia.
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    INDRAMAYU — Mimpi Nadia Permatasari (23), warga Desa Bojong Slawi, Kabupaten Indramayu, untuk membantu orang tuanya melunasi utang berubah menjadi mimpi buruk. Pekerja migran Indonesia itu mengaku mengalami pembatasan kebebasan dan eksploitasi setelah berada di Provinsi Anhui, China.

    Dalam video yang beredar dan diterima redaksi, Nadia meminta pemerintah Indonesia membantunya keluar dari kondisi yang disebutnya sangat menakutkan dan memulangkannya ke tanah air.

    Pesan Jasa pembuatan Kaos

    Menurut pengakuan Nadia, persoalan bermula pada Maret 2025 ketika dirinya ditawari bekerja ke luar negeri oleh perekrut lokal berinisial UT.

    Karena disebut belum memenuhi usia untuk bekerja formal, ia kemudian dibujuk melalui skema pernikahan dengan pria berkewarganegaraan China bernama Xukai.

    Pasang Iklan

    Nadia mengaku dijanjikan mahar Rp100 juta dan uang bulanan untuk orang tuanya. Keberangkatannya disebut ditangani agen berinisial GD dan pada 8 Februari 2026 ia berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta menuju China.

    Namun, setibanya di Anhui, Nadia mengaku paspornya tidak lagi berada dalam penguasaannya. Ia juga menyebut akses komunikasinya dibatasi dan dirinya dipaksa bekerja di ladang.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    “Saya di sini sudah nggak kuat menghadapi perlakuan suami saya. Mau pulang ke Indonesia disuruh ganti biaya mahar,” ujar Nadia dalam video tersebut.

    Nadia juga mengaku mengalami kekerasan psikis dan seksual. Ia meminta bantuan Presiden Prabowo Subianto melalui pemerintah agar dapat segera dievakuasi.

    Pasang Iklan

    📢 PASANG IKLAN DI WEBSITE KAMI

    Promosikan bisnis, produk, atau jasa Anda dengan harga terjangkau.

    💬 Hubungi via WhatsApp

    Di Indramayu, ayah Nadia, Kamudi, berharap pemerintah daerah dan pemerintah pusat segera bergerak memastikan keselamatan anaknya.

    “Saya hanya bisa pasrah dan berdoa semoga anak saya bisa pulang ke Indonesia,” kata Kamudi, Kamis (10/9).

    BACA JUGA :  Dirjen KKP Kunjungi Indramayu, Bahas Revitalisasi Tambak Pantura

    Dugaan TPPO dengan modus pernikahan pesanan tersebut masih membutuhkan verifikasi aparat dan instansi terkait. Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi seluruh pihak yang disebut. **


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital
    China Indramayu Kementerian Luar Negeri Nadia Permatasari Perlindungan PMI PMI TPPO
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous Article12 Remaja Diamankan Polisi, 10 Senjata Tajam Disita Usai CCTV Viral
    Next Article Danrem 063/SGJ Tinjau Pembangunan Koramil 1618/Cikedung, Dorong Percepatan Pembangunan
    Redaksi
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Hukum

    Wabup Syaefudin Ditahan, Ini Penjelasan Bagian Hukum Pemkab Indramayu

    22 Oktober 2026

    INDRAMAYU — Penahanan Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, dalam perkara dugaan korupsi terkait masa jabatannya sebagai…

    Polemik Sawah Bengkok Paoman Indramayu: Uang Garap Ditarik Sebelum Lelang

    28 Oktober 2026

    Susu Basi Diduga Jadi Biang Keracunan 17 Siswa SD di Rambatan Wetan Indramayu

    22 Oktober 2026

    Demokrat Indramayu Resmikan Kantor Menuju Pemilu 2029

    22 Oktober 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Pemkab Indramayu Targetkan Pengisian Jabatan Kosong Rampung Desember 2026
    • Polemik Sawah Bengkok Paoman Indramayu: Uang Garap Ditarik Sebelum Lelang
    • SMSI dan RRI Bersatu Lawan Hoaks dan Perkuat Pers
    • Dikaki Gunung Ciremai, Rakerda KJB Fokus Tingkatkan Profesionalisme Jurnalis
    • Komisi Tiga DPRD Indramayu Dorong Kerja Sama Perumdam TDA‑Pertamina RU VI Balongan
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi