Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Selasa, September 8
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Ragam » Indramayu » Reses DPRD Indramayu Bongkar Masalah BPJS: UHC Dipuji, Warga Dipulangkan dari Puskesmas
    Indramayu

    Reses DPRD Indramayu Bongkar Masalah BPJS: UHC Dipuji, Warga Dipulangkan dari Puskesmas

    Keluhan warga soal BPJS tidak aktif mencuat saat reses DPRD Indramayu, memunculkan ironi antara penghargaan UHC dan realitas sulitnya akses layanan kesehatan di lapangan.
    By Redaksi6 Februari 2026
    Kolase foto Edi Fauzi dan Lucky Hakim penerima penghargaan UHC
    Kolase foto Edi Fauzi dan Lucky Hakim penerima penghargaan UHC
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    INDRAMAYU — Masa reses DPRD Kabupaten Indramayu pada Persidangan I Tahun 2026 justru membuka ironi besar di sektor kesehatan. Di tengah cuaca ekstrem yang memicu peningkatan kasus penyakit, banyak warga mengadu tidak lagi bisa mengakses layanan BPJS Kesehatan karena status kepesertaan mereka dinyatakan tidak aktif.

    Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Indramayu, H. Edi Fauzi, mengungkapkan bahwa keluhan tersebut mendominasi aspirasi masyarakat yang diterima anggota dewan saat turun ke daerah pemilihan.

    Pesan Jasa pembuatan Kaos

    “Banyak masyarakat yang sedang sakit, tapi ketika mendatangi puskesmas atau rumah sakit, ternyata BPJS-nya sudah tidak aktif. Akhirnya mereka dipulangkan dan diminta membayar sebagai pasien umum. Ini fakta yang kami temukan di lapangan,” ujar Edi Fauzi kepada Beritasuper.com

    Kondisi tersebut dinilai sangat ironis, mengingat Kabupaten Indramayu belum lama ini menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC), sebuah sistem yang seharusnya menjamin seluruh penduduk mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil dan bermutu.

    Pasang Iklan

    “Tahun-tahun sebelumnya masyarakat cukup membawa KTP saja ke fasilitas kesehatan, semuanya dilayani dan ditanggung BPJS. Sekarang justru sebaliknya,” ungkapnya.

    Ironi semakin tajam jika dikaitkan dengan arah kebijakan pemerintahan saat ini. Dalam 14 Program Percepatan Pembangunan Indramayu, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lucky Hakim–Syaefudin secara eksplisit mencantumkan program Indramayu Sehat. Namun, realitas di lapangan dinilai jauh dari janji kebijakan tersebut.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    “Sebentar lagi genap satu tahun masa pemerintahan, tapi masyarakat justru kesulitan mengakses layanan kesehatan dasar. Ini berbanding terbalik dengan visi yang disampaikan,” tegas Edi.

    BACA JUGA :  Keluarga Putri Apriyani Resmi Lapor Polisi, Didampingi Pengacara di Polres Indramayu

    Pasang Iklan

    📢 PASANG IKLAN DI WEBSITE KAMI

    Promosikan bisnis, produk, atau jasa Anda dengan harga terjangkau.

    💬 Hubungi via WhatsApp

    Ia juga menyoroti kebijakan anggaran kesehatan Pemerintah Kabupaten Indramayu yang dinilai mengalami penurunan signifikan.

    Pada tahun anggaran berjalan, alokasi jaminan kesehatan hanya terealisasi sekitar Rp56 miliar, yang disebut hanya mampu meng-cover sekitar 181.628 hingga 272.000 jiwa untuk periode enam bulan.

    Padahal, pada masa sebelumnya, anggaran kesehatan mencapai Rp203 miliar dan mampu menjamin 534.506 jiwa.

    “Ini bukan sekadar soal angka, tapi soal hak dasar masyarakat. Ketika anggaran ditekan, yang dikorbankan adalah rakyat kecil,” ujarnya.

    BACA JUGA :  Divisi Teritorial H. Wartono: Kemenangan Lucky-Syaefudin sebagai Kehendak Rakyat

    Atas kondisi tersebut, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Indramayu mendesak Bupati Indramayu Lucky Hakim untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan jaminan kesehatan daerah.

    “Pemerintah daerah harus hadir. Evaluasi kebijakan jaminan kesehatan wajib dilakukan agar masyarakat Indramayu kembali mendapatkan layanan kesehatan yang mudah, layak, dan bermutu,” pungkas Edi Fauzi. (*)


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital
    Anggaran Kesehatan Bpjs Kesehatan Dprd kabupaten Indramayu Edi Fauzi Fraksi pdi perjuangan Indramayu Sehat Kebijakan Publik Kesehatan Masyarakat Layanan Kesehatan Pemerintah Kabupaten Indramayu Reses DPRD Indramayu UHC Indramayu
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticleDarurat Peredaran Obat Keras, Penyerangan Terhadap Wartawan Terjadi di Brebes
    Next Article Pesan Bocor Aktivis–DPRD: Ketua Dewan Disebut Melindungi Pihak Tertentu
    Redaksi
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Hukum

    12 Remaja Diamankan Polisi, 10 Senjata Tajam Disita Usai CCTV Viral

    8 September 2026

    INDRAMAYU — Sebanyak 12 remaja diamankan Tim URC Resmob Satreskrim Polres Indramayu bersama Polsek Balongan…

    UHC Indramayu Tembus 99,81 Persen, Akses Jaminan Kesehatan Terus Diperkuat

    2 September 2026

    Dua Kali Sepekan, 60 Calon PMI Indramayu Urus Paspor

    1 September 2026

    Ratusan Juta untuk 1.000 Nelayan Indramayu, Begini Verifikasinya

    31 Agustus 2026
    Pos-pos Terbaru
    • 12 Remaja Diamankan Polisi, 10 Senjata Tajam Disita Usai CCTV Viral
    • UHC Indramayu Tembus 99,81 Persen, Akses Jaminan Kesehatan Terus Diperkuat
    • Dua Kali Sepekan, 60 Calon PMI Indramayu Urus Paspor
    • Ratusan Juta untuk 1.000 Nelayan Indramayu, Begini Verifikasinya
    • Pintu Mediasi Ditutup, Korban Minta Kuwu Sukagumiwang Ditahan
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi