INDRAMAYU, BeritaSuper.com – Nama Jenderal (Purn) Drs. H. Ahmad Dofiri, M.Si. kembali menjadi sorotan publik usai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian. Sosok yang dikenal berprestasi ini lahir di Indramayu, Jawa Barat, pada 4 Juni 1967.
Sejak masa sekolah, Ahmad Dofiri telah menunjukkan ketekunan. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Indramayu sebelum melanjutkan ke Akademi Kepolisian (Akpol). Lulus tahun 1989, ia berhasil meraih penghargaan Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik, sekaligus menjadi awal perjalanan panjangnya di institusi Polri.
Karier Ahmad Dofiri terus menanjak dengan berbagai jabatan strategis. Ia pernah dipercaya sebagai Kapolda Banten, Kapolda DI Yogyakarta, hingga Kapolda Jawa Barat.
Kemampuannya juga membawanya menduduki posisi penting di Mabes Polri, di antaranya sebagai Kabaintelkam Polri, Irwasum Polri, dan terakhir menjabat Wakapolri sejak 2024.
Setelah memasuki masa purna tugas, pengalamannya yang panjang di dunia kepolisian tidak berhenti begitu saja. Presiden Prabowo menunjuknya sebagai penasihat khusus untuk membantu merumuskan arah reformasi kepolisian serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sebagai putra daerah Indramayu, pencapaian Ahmad Dofiri menjadi kebanggaan tersendiri. Ia bukan hanya dikenal sebagai perwira tinggi yang disiplin, tetapi juga sosok yang dekat dengan masyarakat.
Dengan pengalamannya lebih dari tiga dekade di kepolisian, publik menaruh harapan besar agar ia mampu memberi kontribusi nyata dalam memperkuat reformasi Polri dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. *(Red)
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

