INDRAMAYU — Baru menjabat sebagai pelaksana tugas, langkah cepat langsung ditunjukkan. Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, segera mendorong percepatan perbaikan infrastruktur jalan.
Sebanyak 24 ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan parah kini telah masuk tahap lelang elektronik. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp63,5 miliar dari APBD 2026.
Langkah ini mencuri perhatian publik. Di tengah kondisi jalan yang lama dikeluhkan masyarakat, keputusan untuk langsung mengeksekusi proyek dalam skala besar dinilai sebagai gebrakan awal yang signifikan.
Salah satu ruas prioritas yang akan direkonstruksi adalah jalan penghubung Desa Gadingan–Sudikampiran di Kecamatan Sliyeg dengan anggaran Rp3,49 miliar.
Selain itu, sejumlah ruas lain seperti Gadingan–Segeran, Rancajawat–Sukaperna, hingga Karangsinom–Gabuswetan juga masuk dalam daftar perbaikan dengan nilai anggaran miliaran rupiah.
Program ini tidak hanya terpusat di satu wilayah. Pemerintah daerah memastikan pemerataan pembangunan, dengan proyek yang tersebar di wilayah timur, tengah, selatan, hingga barat Indramayu.
Khusus di wilayah Indramayu Barat, sedikitnya terdapat tujuh titik jalan yang akan direkonstruksi, termasuk ruas Terisi–Tugu dan Temiyang–Pejaten.
“Kami sudah mulai proses lelang. Targetnya bulan Mei pekerjaan sudah mulai berjalan. Seluruh jalan akan menggunakan konstruksi beton agar lebih kuat,” Ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Publik menaruh harapan besar agar proyek yang telah dirancang dapat berjalan sesuai rencana dan benar-benar menjawab persoalan jalan rusak yang selama ini dikeluhkan. (Az)
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

