BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang digelar di Bale Gede, Bale Pakuan (Gedung Negara Pakuan), Kota Bandung, Rabu (14/04/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sinergi pembiayaan kesehatan di Provinsi Jawa Barat, yang melibatkan pemerintah pusat, provinsi, serta kabupaten/kota.
Musrenbang ini bertujuan menyelaraskan arah pembangunan antarlevel pemerintahan, sekaligus memastikan perencanaan pembangunan daerah berjalan terintegrasi, partisipatif, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Sekda Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat koordinasi pembangunan. “Musrenbang ini menjadi ruang penting untuk menyatukan visi pembangunan dari pusat hingga daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, aspirasi masyarakat yang dihimpun dari tingkat bawah diharapkan dapat terakomodasi dalam kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada angka statistik, tetapi juga harus memperhatikan keseimbangan lingkungan, nilai budaya, dan kearifan lokal.
“Pembangunan harus memastikan keberlanjutan, termasuk menjaga identitas masyarakat di tengah perubahan yang cepat,” kata Dedi dalam arahannya.
Ia juga menyoroti pentingnya mempertahankan peran pasar tradisional di tengah perkembangan ekonomi digital sebagai bagian dari ketahanan ekonomi masyarakat.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam mewujudkan pembangunan yang terarah, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Aqsal Fariesco/ Bandung
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

