Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Selasa, Juli 7
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Ragam » Indramayu » DEMA IAI PDK dan BEMNUS Indramayu Temui DPRD, Soroti Proyek Rebana dan Nasib Lahan Petani
    Indramayu

    DEMA IAI PDK dan BEMNUS Indramayu Temui DPRD, Soroti Proyek Rebana dan Nasib Lahan Petani

    DEMA IAI PDK dan BEMNUS Indramayu audiensi dengan DPRD Indramayu, menyoroti dampak proyek Segitiga Rebana terhadap alih fungsi lahan dan masa depan pertanian di Indramayu.
    By Redaksi11 September 2025
    Audiensi DEMA IAI PDK dan BEMNUS Indramayu dengan DPRD Indramayu terkait proyek Segitiga Rebana.
    Ketua DEMA IAI PDK, Akmal Maulana, menyampaikan aspirasi terkait isu pertanian dan alih fungsi lahan.
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    Indramayu, BeritaSuper.com – Mahasiswa dari Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut Agama Islam Pangeran Dharma Kusuma (DEMA IAI PDK) Kampus Putih dan Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS) Indramayu baru saja bertemu dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan pejabat penting di Kabupaten Indramayu (Forkopimda).

    Pertemuan ini diadakan di Gedung DPRD Indramayu pada Selasa, 9 September 2025, untuk membahas berbagai masalah penting, terutama soal proyek besar bernama Segitiga Rebana dan kekhawatiran akan hilangnya lahan pertanian.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    Akmal Maulana, Ketua DEMA IAI PDK, menjelaskan bahwa mereka sudah mengumpulkan sembilan poin penting tentang masalah pertanian dalam sebuah laporan singkat.

    BACA JUGA :  H. Ruswa : PKS Segera Dorong Kajian Irigasi BBWS di Pasekan

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    “Kami sudah sampaikan 9 poin penting ini sebagai masukan agar bisa jadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam membuat kebijakan,” kata Akmal.

    Selain masalah pertanian, BEMNUS Indramayu juga menyampaikan berbagai isu lain yang sedang hangat di masyarakat Indramayu.

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    “Kami sampaikan masalah pendidikan, tanah, laut, keamanan, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan,” tambah perwakilan BEMNUS.

    BACA JUGA :  LKPJ Indramayu 2025 Disorot Tajam! Fraksi PDIP Temukan Data Tak Sejalan

    Proyek ini rencananya akan memakai lahan seluas 20 ribu hektar di enam kecamatan di Indramayu. Akmal Maulana khawatir proyek ini akan mengubah kehidupan masyarakat Indramayu.

    “Kami melihat akan ada perubahan besar. Masyarakat Indramayu yang tadinya dikenal sebagai petani, bisa jadi akan berubah menjadi pekerja pabrik,” jelas Akmal.

    Akmal juga menjelaskan lebih lanjut bahwa proyek ini bisa mengancam pekerjaan para petani lokal.

    “Kalau lahan pertanian dialihfungsikan (diubah jadi non-pertanian), lahan untuk menanam padi atau tanaman lain akan berkurang. Ini bisa membuat hasil panen menurun dan penghasilan petani jadi sedikit. Selain itu, proyek ini juga bisa menimbulkan masalah sengketa tanah kalau tidak ada ganti rugi yang adil dan jelas untuk petani yang kehilangan lahannya,” tambahnya.

    Akmal juga mengkritik dokumen rencana pembangunan Rebana dan Jawa Bagian Selatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Kemenko Marves). Menurutnya, rencana itu tidak sesuai dengan potensi ekonomi yang sudah ada di Indramayu.

    “Pembangunan Rebana ini akan sepenuhnya mengubah ekonomi di Indramayu. Kami mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam memastikan kita punya cukup makanan sendiri, padahal masalah ketersediaan lahan petani dan kesejahteraan petani harusnya lebih diperhatikan,” tegasnya.

    DEMA IAI PDK berjanji akan terus mengawal masalah pertanian dan pengalihan fungsi lahan ini, karena ini menyangkut masa depan anak cucu. *(Red)


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    Akmal Maulana Alih Fungsi Lahan BEMNUS Indramayu DEMA IAI PDK DPRD Indramayu Forkopimda Indramayu Isu Agraria Pertanian Indramayu Segitiga Rebana swasembada pangan
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticleToko Sembako Korban Pembunuhan di Indramayu Dibuka, Sejumlah Barang Dilaporkan Hilang
    Next Article Founder BeritaSuper.com, Aditya Firmansyah Resmi Sandang Gelar Magister Hukum
    Redaksi
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Peristiwa

    Sinergitas Puluhan Tahun Dikhianati! Perumdam Indramayu Diduga Sikat Paksa Water Meter Balai Wartawan

    2 Juli 2026

    INDRAMAYU – Aroma keangkuhan birokrasi mendadak menyengat di lingkungan Balai Wartawan Kabupaten Indramayu. Tanpa tedeng…

    Diperiksa Polisi, Kasus Libatkan Oknum Kuwu di Indramayu Masuki Babak Baru

    29 Juni 2026

    Dikira Bakal Redup! Kasus Kuwu WS Sukagumiwang Kian Memanas, Pamong Desa Dijadwalkan Diperiksa

    2 Juli 2026

    Tinjau Rumah Roboh di Telagasari, Anggota DPRD Jabar Sri Wahyuni Serap Aspirasi Warga Indramayu

    3 Juli 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Polemik Nama Jawa Barat: Sirojudin Nilai DOB Lebih Mendesak
    • Tinjau Rumah Roboh di Telagasari, Anggota DPRD Jabar Sri Wahyuni Serap Aspirasi Warga Indramayu
    • Dikira Bakal Redup! Kasus Kuwu WS Sukagumiwang Kian Memanas, Pamong Desa Dijadwalkan Diperiksa
    • Sinergitas Puluhan Tahun Dikhianati! Perumdam Indramayu Diduga Sikat Paksa Water Meter Balai Wartawan
    • Filsafat Dinilai Jadi Kunci Hadapi Era AI, Ini Pesan Ketua Yayasan Wiralodra untuk Mahasiswa Pascasarjana
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi