Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sabtu, April 18
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Politik » KOMPI Tolak Revitalisasi Tambak, Usulkan Skema Kemitraan dengan Pemerintah
    Politik

    KOMPI Tolak Revitalisasi Tambak, Usulkan Skema Kemitraan dengan Pemerintah

    Nilai lahan sudah produktif, masyarakat minta tetap dilibatkan sebagai pelaku utama
    By Redaksi8 April 2026Updated:8 April 2026
    Perwakilan KOMPI saat audiensi di DPRD Indramayu terkait penolakan revitalisasi tambak dan usulan kemitraan
    H. Juhadi Perwakilan Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) menyampaikan penolakan revitalisasi tambak sekaligus mengusulkan skema kemitraan dalam audiensi di DPRD Indramayu.
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    INDRAMAYU – Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) menyatakan penolakan terhadap rencana program revitalisasi tambak, namun mengusulkan alternatif berupa skema kemitraan antara pemerintah dan masyarakat.

    Sikap tersebut disampaikan dalam audiensi bersama DPRD Kabupaten Indramayu yang digelar pada Senin (6/4/2026) di Gedung DPRD Indramayu.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    Pembina KOMPI, H. Juhadi, mengatakan penolakan dilakukan karena lahan tambak yang masuk dalam rencana program dinilai sudah produktif dan telah lama dikelola masyarakat sebagai sumber penghidupan.

    “Kami menolak jika lahan yang sudah produktif diambil alih untuk program revitalisasi. Masyarakat sudah mengelola lahan itu selama puluhan tahun,” ujar Juhadi.

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    Meski demikian, pihaknya tetap membuka ruang solusi dengan mengusulkan skema kemitraan. Ia menjelaskan, konsep tersebut mengacu pada program revitalisasi udang sebelumnya, di mana pemerintah menyediakan sarana, prasarana, serta bimbingan teknis.

    “Dengan pola kemitraan, masyarakat tetap menjadi pelaku utama, sementara pemerintah berperan dalam pendampingan dan penyiapan pasar,” katanya.

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    Selain itu, KOMPI juga menyoroti pentingnya kesiapan pasar dalam program tersebut. Juhadi menyebut potensi produksi tambak cukup besar dan perlu diimbangi dengan perencanaan distribusi yang matang.

    Ia mencontohkan, dengan luas lahan mencapai 2.264 hektare dan potensi produksi hingga 144 ton per hektare, hasil produksi dapat mencapai ratusan ribu ton dalam satu periode.

    “Jika tidak ada kepastian pasar, dikhawatirkan justru akan merugikan masyarakat,” ujarnya.

    BACA JUGA :  DPRD Indramayu Gelar Audiensi Revitalisasi Tambak, KOMPI Sampaikan Penolakan

    Juhadi menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima, produksi tambak di lahan masyarakat saat ini sudah mencapai 8 hingga 10 ton per hektare, bahkan ada yang hingga 20 ton.

    Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan tambak oleh masyarakat telah berjalan dengan baik dan perlu didukung melalui kebijakan yang berpihak. (Az)


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    DPRD Indramayu Indramayu KOMPI revitalisasi tambak
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticlePoliteknik Negeri Indramayu Buka Pendaftaran SNBP 2026, Antusiasme Pendaftar Tinggi
    Next Article Kesepakatan Bersama Ditetapkan, Konflik Trayek Primajasa dan Elf Mereda
    Redaksi
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Indramayu

    Kesepakatan Bersama Ditetapkan, Konflik Trayek Primajasa dan Elf Mereda

    8 April 2026

    INDRAMAYU — Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu menetapkan pembatasan pengambilan penumpang antara bus Primajasa dan angkutan…

    Heboh Aset Hilang Rp1,6 Miliar, BKAD Bongkar Penyebab Tak Terduga

    17 April 2026

    Komisi II DPRD Indramayu Gandeng Kompi, Bahas PSN Revitalisasi Tambak Pantura dengan KKP

    14 April 2026

    Pelatihan Gratis ! BLK Indramayu Siapkan Program untuk Pencari Kerja

    15 April 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Jasad di Bawah Jembatan Dayeuhkolot Teridentifikasi, Korban Warga Ciparay
    • Heboh Aset Hilang Rp1,6 Miliar, BKAD Bongkar Penyebab Tak Terduga
    • Kerangka Manusia Ditemukan di Sungai Citarum, Polisi Lakukan Identifikasi
    • Pelatihan Gratis ! BLK Indramayu Siapkan Program untuk Pencari Kerja
    • Musrenbang Jabar 2026 Bahas Arah Pembangunan dan Sinergi Pembiayaan Kesehatan
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi