INDRAMAYU – Warga Kecamatan Pasekan, Indramayu, menyampaikan keluhan terkait luapan air irigasi dan hujan yang merendam permukiman pada Selasa (28/1).
Keluhan diarahkan pada dugaan dampak struktur irigasi BBWS di wilayah cekungan.
Keluhan disampaikan warga Pasekan daerah pemilihan (dapil) 1 yang menyebut banjir terjadi karena aliran air irigasi dan hujan tidak tertampung. Wilayah permukiman warga berada di daerah cekungan sehingga rawan genangan.
“Dulu sebelum ada irigasi BBWS tidak pernah mengalami banjir seperti ini,” kata warga kepada Beritasuper.com.
Warga juga meminta aliran air dari hulu Sindupraja yang mengarah ke Kecamatan Pasekan tidak diaktifkan sementara.
Menurut warga, siang hari sempat terjadi friksi antara warga Pasekan dan desa tetangga akibat aliran irigasi BBWS yang masih deras dan merendam permukiman warga lain.
Selain itu, warga menilai peran anggota DPRD terpilih dapil 1 belum terlihat.
“Apa langkah yang sudah dan belum dilakukan dewan terpilih dapil 1 untuk mewakili persoalan ini,” ujar warga.
Menanggapi keluhan tersebut, anggota DPRD Indramayu Fraksi PKS, H. Ruswa, menyatakan kasus Pasekan memiliki kesamaan dengan wilayah cekungan lain.
Ia menyebut saluran pembuangan yang seharusnya berfungsi justru tertutup akibat pembangunan irigasi BBWS.
“Terkait respon warga Pasekan, kita akan meninjau bersama dinas terkait dan dicarikan jalan keluar. Akan dikoordinasikan dengan BBWS segera dalam waktu dekat,” kata Ruswa. Rabu, (20/1).
Warga berharap peninjauan dan koordinasi tersebut menghasilkan solusi agar banjir tidak terus berdampak pada keselamatan dan aktivitas masyarakat Pasekan. (*).
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

