Indramayu – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Indramayu secara resmi memulai rangkaian persiapan untuk menggelar Jambore Otomotif yang akan berlangsung dari akhir 2025 hingga awal 2026.
Persiapan ini diawali dengan silaturahmi yang melibatkan komunitas otomotif dan berbagai pemangku kepentingan.
Menurut Dewan Penasehat IMI Indramayu, Hendra Sumiarsa, kevakuman kegiatan otomotif sepanjang tahun 2025 disebabkan oleh fasilitas yang belum memadai, terutama kondisi lintasan di Sport Center Indramayu yang dinilai tidak layak untuk kegiatan olahraga otomotif.
“Kevakuman IMI di 2025 ini disebabkan fasilitas yang tidak mendukung, seperti aspal di Sport Center yang tidak layak. Karena itu, di penghujung 2025 kami berinisiatif menggelar Jambore Otomotif sebagai pemantik kebangkitan aktivitas otomotif di Indramayu,” kata Hendra. Jum’at (21/11).
Hendra menegaskan bahwa Jambore Otomotif ini akan menjadi salah satu agenda terbesar yang pernah diselenggarakan oleh IMI Indramayu, dengan melibatkan berbagai komunitas klub roda dua dan roda empat, serta unsur pendukung seperti UMKM dan industri jasa perbengkelan.
“Acara ini akan menjadi jambore terbesar di Jawa Barat karena melibatkan seluruh komunitas motor dan mobil, termasuk UMKM dan jasa pendukung. Dan yang paling penting, kegiatan ini terbuka untuk umum,” jelasnya.
Baik klub roda dua maupun roda empat sepakat untuk meramaikan acara tersebut, sekaligus menutup kevakuman aktivitas otomotif selama setahun terakhir.
“Mereka menyadari bahwa sepanjang 2025 kegiatan olahraga, termasuk balap motor, tidak terselenggara akibat berbagai keterbatasan. Maka saat ini semua sangat antusias untuk hadir,” tambahnya.
Selain pameran otomotif dan layanan perbengkelan, IMI Indramayu juga menyiapkan serangkaian program edukasi keselamatan.
Beberapa pihak yang akan terlibat antara lain Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, serta unit Keamanan dan Keselamatan Satlantas Polres Indramayu.
Masyarakat akan mendapatkan berbagai edukasi, seperti keselamatan berlalu lintas, tips perawatan kendaraan roda dua maupun roda empat, hingga layanan informasi publik.
Hal tersebut dilakukan karena jumlah peserta, komunitas, serta booth pendukung yang diperkirakan sangat besar.
“Seluruh area Sport Center akan digunakan karena dipastikan mendatangkan banyak pihak dan ribuan pengunjung,” kata Hendra.
(Ali/Beritasupercom)
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

