Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Selasa, Juni 2
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Ragam » Indramayu » Indramayu Catat Penurunan Stunting Signifikan, Terendah Kedua di Jabar
    Indramayu

    Indramayu Catat Penurunan Stunting Signifikan, Terendah Kedua di Jabar

    Prevalensi stunting di Indramayu turun drastis dari 18,4% menjadi 9,8% dalam setahun, menjadikannya kabupaten dengan angka stunting terendah kedua di Jawa Barat.
    By Redaksi15 Agustus 2025
    Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin
    Wakil Bupati Indramayu Syaefudin berbicara tentang penurunan stunting
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam upaya percepatan penurunan stunting. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 mencatat, prevalensi balita stunting di Indramayu turun dari 18,4% menjadi 9,8% hanya dalam waktu satu tahun.

    Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi lintas sektor dan komitmen kuat Pemkab Indramayu dalam menjalankan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting secara terpadu.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    Komitmen ini ditegaskan Bupati Indramayu melalui Wakil Bupati Syaefudin dalam acara Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Indramayu Tahun 2025 yang digelar secara daring bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Jawa Barat di Ruang Ki Tinggil Setda Indramayu, Jumat (15/6/2025).

    BACA JUGA :  Kakek 80 Tahun dan Cucu Disabilitas di Indramayu Tinggal Tanpa Rumah

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    “Kabupaten Indramayu teguh berkomitmen melaksanakan 8 Aksi Konvergensi Stunting sebagai langkah nyata menurunkan prevalensi stunting. Dengan sinergi lintas sektor, peningkatan kualitas layanan, dan penguatan pemantauan, kami yakin target penurunan stunting dapat tercapai,” ujar Syaefudin.

    Keberhasilan ini didukung oleh berbagai intervensi spesifik seperti pemberian makanan tambahan (PMT) bergizi bagi ibu hamil, bayi, dan balita gizi kurang, distribusi tablet tambah darah (TTD) kepada remaja putri dan calon pengantin, serta peningkatan cakupan ASI eksklusif.

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    Sementara itu, intervensi sensitif meliputi peningkatan akses air minum layak yang telah mencapai 86,2 %, sanitasi layak 97,96 %, pendampingan keluarga berisiko stunting, dan kampanye konsumsi protein hewani melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

    BACA JUGA :  Bupati Indramayu Terapkan Sistem Lima Hari Sekolah Mulai Tahun Ajaran Baru

    Selain itu, Pemkab Indramayu menetapkan 15 desa lokus prioritas pencegahan stunting tahun 2025 melalui Keputusan Bupati, dengan penguatan peran kader Posyandu, Tim Pendamping Keluarga (TPK), dan Kader Pembangunan Manusia (KPM). Total terdapat lebih dari 5.000 kader yang aktif dalam pencegahan stunting di desa dan kecamatan.

    Data Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu mencatat, sejumlah indikator utama telah melampaui target nasional, seperti cakupan pelayanan KB pasca persalinan (96,35% dari target 70%) dan persentase desa/kelurahan bebas buang air besar sembarangan (100% dari target 90%).

    Sementara itu, TPPS Provinsi Jawa Barat mengapresiasi langkah yang telah ditempuh Pemkab Indramayu dan berharap upaya tersebut dapat terus ditingkatkan sehingga kabupaten ini dapat mencapai target zero stunting.

    Kegiatan penilaian kinerja tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu Wawan Ridwan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia pada Setda Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Iman Sulaeman, Ketua TP PKK Kabupaten Indramayu, Idah Nuryani, serta stakeholder terkait yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Indramayu. **(Az)


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    Indramayu jawa barat Pemkab Indramayu pencegahan stunting
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticlePelayanan Buruk dan Dugaan Pungli, Aliansi Topi Jerami Geruduk PDAM Tirta Darma Ayu
    Next Article Tugu Perjuangan Indramayu Tanpa Tiang Bendera, Wartawan Kibarkan Merah Putih dengan Bambu
    Redaksi
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Hukum

    Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu di Indramayu Tolak Damai, Minta Polisi Bertindak Tegas

    29 Mei 2026

    INDRAMAYU — Dugaan aksi brutal seorang oknum kuwu berinisial C di Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu…

    CCTV Bongkar Dugaan Aksi Brutal Oknum Kuwu di Indramayu terhadap Seorang Perempuan

    26 Mei 2026

    Tolak Damai, Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu Mengaku Didatangi Pengacara Tanpa Surat Kuasa

    2 Juni 2026

    Kepala Kemenag Indramayu: Idul Adha Bukan Sekadar Kurban

    27 Mei 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Tolak Damai, Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu Mengaku Didatangi Pengacara Tanpa Surat Kuasa
    • Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu di Indramayu Tolak Damai, Minta Polisi Bertindak Tegas
    • Kepala Kemenag Indramayu: Idul Adha Bukan Sekadar Kurban
    • CCTV Bongkar Dugaan Aksi Brutal Oknum Kuwu di Indramayu terhadap Seorang Perempuan
    • Ambisi Infrastruktur Berkualitas Pemda Indramayu Tercoreng Retaknya Jalan Kedaton–Purwajaya
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi