Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Jumat, Oktober 2
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Ragam » Peristiwa » Pertimbangan Sekjen DPP Nasdem: Tak Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Kenapa?
    Peristiwa

    Pertimbangan Sekjen DPP Nasdem: Tak Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Kenapa?

    Redaksi
    By Az14 Oktober 2024Updated:14 Oktober 2024
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    Jakarta — Partai NasDem telah memutuskan untuk tidak bergabung dalam kabinet pemerintahan yang dipimpin oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Keputusan ini diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai NasDem, Hermawi Taslim, dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, pada Minggu (13/10/2024).

    Hermawi menyatakan bahwa keputusan untuk tidak memasukkan kader NasDem dalam kabinet pemerintah adalah hasil dari berbagai pertimbangan yang mendalam.

    Pesan Jasa pembuatan Kaos

    “Atas dasar pertimbangan banyak hal, kita (NasDem) memutuskan juga untuk tidak masuk dalam kabinet (Prabowo-Gibran),” ujarnya.

    Dia menegaskan bahwa kontribusi NasDem dalam berbagai sektor akan jauh lebih berarti dibandingkan jika mereka hanya berada dalam kabinet.

    Pasang Iklan

    “Pikiran-pikiran kita, kontribusi kita terhadap berbagai hal itu akan jauh lebih berarti daripada secara fisik kita masuk,” jelas Hermawi.

    BACA JUGA :  PKS,PPP dan Nasdem Konsentrasi,Sri Wahyuni : Harus Satu Kata Berjuang Untuk Menang

    Dukungan Tanpa Jabatan

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    Meski memilih untuk tidak menjadi bagian dari kabinet, Hermawi menekankan bahwa Partai NasDem tetap berkomitmen untuk mendukung dan membantu pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan.

    “Tapi kita bagian tak terpisahkan dari pemerintahan ini,” tegasnya, menunjukkan bahwa meskipun tanpa posisi menteri, NasDem tetap ingin berkontribusi untuk kemajuan pemerintah.

    Pasang Iklan

    📢 PASANG IKLAN DI WEBSITE KAMI

    Promosikan bisnis, produk, atau jasa Anda dengan harga terjangkau.

    💬 Hubungi via WhatsApp

    Hermawi juga mengungkapkan bahwa Prabowo sempat menanyakan tentang keputusan NasDem yang tidak mengusulkan kandidat menteri untuk kabinet. Hal ini menunjukkan adanya komunikasi yang baik antara kedua pihak, meskipun NasDem mengambil langkah untuk tidak masuk dalam pemerintahan resmi.

    Implikasi Keputusan

    Keputusan Partai NasDem untuk tidak bergabung dalam kabinet bisa jadi memiliki dampak yang signifikan terhadap dinamika politik di Indonesia, terutama dalam konteks pemerintahan Prabowo-Gibran yang baru. Meskipun NasDem tidak memiliki kursi menteri, partai ini tetap memiliki pengaruh dan suara yang dapat memengaruhi kebijakan publik melalui dukungan mereka.

    Keputusan ini juga menunjukkan bahwa NasDem lebih memilih untuk beroperasi dari luar kabinet, dengan fokus pada memberikan kontribusi yang lebih luas kepada masyarakat tanpa terikat oleh struktur pemerintahan.

    Kesimpulan

    Dengan tidak bergabung dalam kabinet Prabowo-Gibran, Partai NasDem menegaskan komitmen untuk tetap terlibat dalam pemerintahan meskipun dalam kapasitas yang berbeda. Langkah ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi NasDem untuk menyuarakan pandangan dan kontribusi mereka secara bebas, serta mendukung pemerintahan dalam mencapai tujuan bersama untuk masyarakat.


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital
    DPP Partai Nasdem Jakarta Putuskan Tidak Masuk Kabinet Prabowo
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticleKings Al Fakir: Sosok Spiritual Muda dari Indramayu,Praktisi Pengobatan Alternatif dan Ruqyah
    Next Article Berapa Kali Harus Berhubungan Seks agar Bisa Hamil?
    Az
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Peristiwa

    Rombongan Pejabat Indramayu ke Bali Disorot, Stafsus Bupati Tercantum di Urutan Pertama

    30 September 2026

    INDRAMAYU — Beredarnya dokumen Surat Tugas Bupati Indramayu tertanggal 23 September 2026 mendadak menjadi perbincangan…

    Komisi I DPRD Indramayu Soroti Penugasan Stafsus ke Bali Cacat Administrasi

    1 Oktober 2026

    Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Ini Perjalanan Kariernya

    1 Oktober 2026

    Stakeholder dan Satgas PPA Bahas Persiapan Perdes Pencegahan Perkawinan Anak di Indramayu

    30 September 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Komisi I DPRD Indramayu Soroti Penugasan Stafsus ke Bali Cacat Administrasi
    • Kodim 0616/Indramayu Perkuat Komitmen Pengabdian di Hari Kesaktian Pancasila
    • Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Ini Perjalanan Kariernya
    • Muhammadiyah Ajak Warga Indramayu Bijak Bermedsos dan Hindari Provokasi
    • Stakeholder dan Satgas PPA Bahas Persiapan Perdes Pencegahan Perkawinan Anak di Indramayu
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi