Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Selasa, September 15
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Gaya Hidup » Inovasi Smartwatch Pendaki, Mahasiswa Asal Indramayu Raih 3 Penghargaan di Malaysia
    Gaya Hidup

    Inovasi Smartwatch Pendaki, Mahasiswa Asal Indramayu Raih 3 Penghargaan di Malaysia

    Raya Samudra Bening bersama timnya meraih Juara 2 Kategori Umum, Best Paper Essay, dan Gold Medal melalui inovasi PUNCAK WATCH pada 3rd International Student Summit di Kuala Lumpur.
    By Redaksi14 September 202617K Views
    Raya Samudra Bening mahasiswa asal Indramayu raih penghargaan di Malaysia
    Raya Samudra Bening mahasiswa asal Indramayu raih penghargaan di MalaysiaRaya Samudra Bening mahasiswa asal Indramayu raih penghargaan di Malaysia
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    INDRAMAYU — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa asal Kabupaten Indramayu di panggung internasional. Raya Samudra Bening, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) asal Desa Tegalurung, Kecamatan Balongan, berhasil membawa pulang tiga penghargaan dalam ajang 3rd International Student Summit di Kuala Lumpur, Malaysia.

    Raya yang berusia 20 tahun tampil bersama dua anggota timnya, Asy’ari Faza Fauzan asal Semarang dan Muhammad Ahdi asal Banjarmasin. Ketiganya berhasil meraih Juara 2 Kategori Umum, Best Paper Essay, serta Gold Medal pada kategori Tourism & Culture.

    Pesan Jasa pembuatan Kaos

    Penghargaan tersebut diraih melalui karya inovasi bertajuk “PUNCAK WATCH: Development A LoRa GPS Based Smartwatch as a Trail Navigation and Emergency Position Detection for Mountain Hikings Tourists in Indonesia.”

    Karya itu menawarkan gagasan smartwatch berbasis teknologi LoRa dan GPS yang ditujukan untuk mendukung navigasi jalur pendakian serta membantu mendeteksi posisi pendaki ketika menghadapi kondisi darurat.

    Pasang Iklan

    Bagi Raya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian akademik dan kompetisi. Ia menilai ajang internasional itu menjadi kesempatan untuk memperkenalkan nama Universitas Muhammadiyah Semarang sekaligus daerah asalnya, Indramayu.

    “Saya tentu sangat bangga bisa membawa nama Universitas Muhammadiyah Semarang sekaligus nama Indramayu di ajang internasional. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya dan tim,” kata Raya, Senin (14/9/2026).

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    BACA JUGA :  Bendahara DPC PDIP Indramayu Soroti “Perang Dingin Darah Biru” di Tubuh PDAM

    Menurut Raya, ide PUNCAK WATCH berangkat dari perhatian terhadap aspek keselamatan wisatawan, terutama mereka yang melakukan aktivitas pendakian gunung.

    Pasang Iklan

    📢 PASANG IKLAN DI WEBSITE KAMI

    Promosikan bisnis, produk, atau jasa Anda dengan harga terjangkau.

    💬 Hubungi via WhatsApp

    Pemanfaatan LoRa dan GPS dalam konsep tersebut dikembangkan untuk mendukung navigasi sekaligus membantu mengetahui posisi pendaki apabila terjadi keadaan darurat.

    “Yang kami angkat adalah bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memberikan rasa aman bagi wisatawan, terutama pendaki gunung. Kami berharap inovasi ini nantinya tidak hanya berhenti sebagai karya lomba, tetapi bisa terus dikembangkan,” ujarnya.

    BACA JUGA :  Deakin University Lancaster University Indonesia Resmi Dibuka di Bandung

    3rd International Student Summit mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara. Kompetisi tersebut diikuti peserta dari Indonesia, Timor Leste, Gambia, Singapura, Malaysia, Myanmar, Thailand, Filipina, Vietnam, Suriah, China, Kenya, hingga Turkmenistan.

    Sekitar 100 tim dari berbagai perguruan tinggi tercatat mengikuti kompetisi tersebut. Kegiatan berlangsung pada 12 September 2026 di Alamis City Kuala Lumpur, Malaysia, yang sebelumnya dikenal sebagai EDC Hotel Kuala Lumpur.

    Ajang tersebut diselenggarakan Sentosa Foundation bersama UPM. Raya dan tim harus mempresentasikan gagasan inovasi mereka di hadapan peserta serta penilai dengan latar belakang yang beragam.

    Raya mengakui kompetisi tingkat internasional memberikan tantangan tersendiri. Selain menyiapkan karya, tim juga harus mampu menyampaikan konsep inovasi secara jelas kepada juri.

    “Bersaing di tingkat internasional tentu berbeda. Kami harus mempersiapkan karya, presentasi, dan menjelaskan inovasi yang kami buat agar dapat dipahami oleh juri,” katanya.

    BACA JUGA :  Petualangan Pramuka: Kodim 0616/Indramayu Bentuk Jiwa Kepemimpinan di 1001 Tangga Kuningan

    Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi pelajar dan mahasiswa asal Indramayu untuk berani mengembangkan kemampuan serta mengikuti kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

    “Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman pelajar dan mahasiswa di Indramayu. Jangan takut mencoba dan jangan merasa minder untuk bersaing. Kita juga punya kesempatan untuk membawa nama Indramayu ke tingkat nasional maupun internasional,” tutur Raya. **


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital
    Best Paper Essay Gold Medal Indramayu Kuala Lumpur LoRa GPS mahasiswa Indramayu Malaysia Raya Samudra Bening Tourism and Culture Universitas Muhammadiyah Semarang
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticlePolres Indramayu Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek, Ini Daftarnya
    Redaksi
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Ragam

    Polres Indramayu Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek, Ini Daftarnya

    12 September 2026

    INDRAMAYU — Polres Indramayu Polda Jawa Barat melakukan rotasi dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah…

    Berangkat Demi Utang Orang Tua, Nadia Malah Mengaku Dikurung di China

    10 September 2026

    PPMI Gelar Pembuatan KTA bagi Petani dan Penggarap Lahan Perhutanan

    11 September 2026

    Danrem 063/SGJ Tinjau Pembangunan Koramil 1618/Cikedung, Dorong Percepatan Pembangunan

    10 September 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Inovasi Smartwatch Pendaki, Mahasiswa Asal Indramayu Raih 3 Penghargaan di Malaysia
    • Polres Indramayu Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek, Ini Daftarnya
    • PPMI Gelar Pembuatan KTA bagi Petani dan Penggarap Lahan Perhutanan
    • Danrem 063/SGJ Tinjau Pembangunan Koramil 1618/Cikedung, Dorong Percepatan Pembangunan
    • Berangkat Demi Utang Orang Tua, Nadia Malah Mengaku Dikurung di China
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi