INDRAMAYU — Informasi mengenai dugaan ketidakwajaran dalam pelaksanaan proyek pipanisasi Perumdam Tirta Dharma Ayu (TDA) Indramayu kembali mencuat.
Berdasarkan keterangan sejumlah sumber internal perusahaan terdapat dugaan bahwa proses perencanaan dan pelaksanaan proyek pipanisasi untuk kebutuhan Embarkasi Haji Jawa Barat di Kecamatan Lohbener Indramayu tidak sepenuhnya melalui prosedur standar perusahaan.
Sumber tersebut menyampaikan bahwa penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) diduga dilakukan tanpa melibatkan unsur teknis yang berwenang.
Selain itu, terdapat dugaan penunjukan kontraktor secara sepihak serta penyusunan indeks pekerjaan tanpa melalui mekanisme pembahasan internal.
Proyek yang disebut bernilai ratusan juta rupiah itu juga dikabarkan menerima pencairan dana awal sebelum tahapan administrasi dinyatakan lengkap.
Menurut sumber yang sama, proyek tersebut disebut berjalan tanpa sepengetahuan Direktur Teknik Jojo Sutarjo dan belum disertai Surat Perintah Kerja (SPK) yang umumnya menjadi dasar pelaksanaan kegiatan di lingkungan Perumdam TDA.
“Informasinya pengerjaan dilakukan secara swakelola oleh Cabang Lohbener dan belum ada SPK yang ditandatangani Dirut. Kondisi seperti ini rawan menimbulkan persoalan,” ujar sumber internal tersebut, Rabu (10/12).
Tokoh pemuda Kecamatan Sindang, Tomi Susanto, yang juga Sekjen Forum Perjuangan Wartawan Indramayu (FPWI), meminta agar seluruh proyek yang menggunakan anggaran publik dilaksanakan secara transparan.
“Setiap kegiatan yang menggunakan dana negara perlu diinformasikan secara terbuka. Agar tidak muncul kesan ada yang ditutupi,” ujarnya.
Tomi menyoroti tidak adanya papan proyek dan minimnya akses informasi publik terkait kegiatan tersebut. Menurutnya, kondisi seperti itu berpotensi bertentangan dengan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
Hingga Rabu pagi, Direktur Utama Nurpan, Direktur Umum Sunaryo, Direktur Teknik Jojo Sutarjo, dan Manajer Humas Sutoni belum memberikan tanggapan.
Kepala Cabang Lohbener, Dodi Suderajat, yang disebut mengetahui kondisi lapangan, juga belum merespons permintaan konfirmasi.
Redaksi tetap membuka ruang bagi pihak Perumdam TDA untuk memberikan klarifikasi, koreksi, atau penjelasan tambahan demi menghadirkan informasi yang lebih berimbang dan akurat.**
(Ali/Beritasupercom)
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

