Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Selasa, Agustus 11
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Ragam » Peristiwa » Asep Afandi Akui Lepaskan Mobil Box Miras di Indramayu, Siap Tanggung Konsekuensi
    Indramayu

    Asep Afandi Akui Lepaskan Mobil Box Miras di Indramayu, Siap Tanggung Konsekuensi

    Asep siap menanggung seluruh konsekuensi atas keputusannya, termasuk jika pimpinan daerah memutuskan mencopot dirinya dari jabatan.
    By Redaksi14 Maret 2026
    Plt Kasatpol PP Indramayu Asep Afandi memberikan keterangan kepada wartawan usai rapat kerja dengan DPRD terkait pelepasan mobil box berisi ribuan botol miras.
    Foto Kasatpol PP Indramayu, Asep Afandi, menyampaikan pernyataan kepada wartawan usai rapat kerja dengan DPRD
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    INDRAMAYU – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Indramayu, Asep Afandi secara terbuka mengakui dirinya yang memerintahkan pelepasan mobil box berisi ribuan botol minuman keras (miras) hasil operasi petugas.

    Pengakuan tersebut disampaikan Asep dalam rapat kerja bersama DPRD Kabupaten Indramayu melalui Komisi I, Sabtu (14/3/2026). Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah menilai proses penangkapan mobil box miras tidak dilakukan sesuai prosedur hukum.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    “Biar jelas, di sini ada bapak dewan dan wartawan. Jika ada yang bertanya siapa yang mengeluarkan mobil box isi miras itu, saya orangnya, Asep Afandi,” ujarnya.

    Menurut Asep, mobil box tersebut sebelumnya diamankan dalam operasi Satpol PP pada Senin malam (9/3/2026). Di dalam kendaraan itu ditemukan sekitar 3.800 botol minuman keras yang dikemas dalam kardus.

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    Namun setelah mempelajari kronologi kejadian, ia menilai terdapat kesalahan prosedur dalam penanganan kasus tersebut. Saat penangkapan terjadi, dirinya sedang menjalankan tugas di Yogyakarta sehingga tidak mengetahui langsung proses di lapangan.

    Setelah kembali ke Indramayu, Asep menemukan bahwa penindakan dilakukan tanpa melibatkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) serta tidak disertai berita acara pemeriksaan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

    Pesan Jasa E-commerce Super Digital

    “Kami tidak ingin disalahkan. Karena sejak awal prosedurnya keliru, maka mobil itu saya perintahkan untuk dilepas. Tidak ada unsur transaksional. Tuduhan ‘86’ itu tidak benar,” tegasnya.

    BACA JUGA :  Dr. Netty Prasetiyani Kunjungi Indramayu Bersama Bupati Terpilih Lucky Hakim

    Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan Perda Nomor 15 Tahun 2006, penegakan peraturan daerah harus dilakukan oleh Satpol PP bersama PPNS. Sementara saat kejadian, status PPNS yang bertugas disebut sudah tidak berlaku karena masa penugasannya belum diperpanjang.

    Selain itu, operasi penegakan perda seharusnya dilakukan berdasarkan surat perintah dari kepala Satpol PP, bukan secara perorangan. Dalam prosesnya, juga seharusnya dilakukan pendataan identitas, dokumentasi, serta pembuatan berita acara pengambilan atau penahanan barang bukti.

    Asep mengaku keputusan melepas mobil box miras tersebut juga dipengaruhi kekhawatirannya terhadap potensi gugatan dari pihak pengusaha jika prosedur hukum tidak terpenuhi.

    “Saya khawatir nanti muncul gugatan dari pengusaha karena prosesnya tidak sesuai prosedur. Karena itu saya berani mengambil keputusan untuk melepas mobil box tersebut,” ujarnya.

    BACA JUGA :  PPP Jawa Barat Mantapkan Langkah Lewat Muswil X di Indramayu

    Ia juga menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan pihak lain, termasuk staf khusus bupati. Menurutnya, keputusan tersebut murni tanggung jawabnya sebagai pimpinan.

    Asep mengaku telah berkomunikasi dengan Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Dalam komunikasi tersebut, bupati disebut memberikan arahan agar perkara dilanjutkan jika dinilai benar, atau dibebaskan jika memang terdapat kesalahan prosedur.

    “Saya sudah komunikasi dengan bapak. Jika dianggap benar silakan diproses, jika salah silakan dibebaskan. Saya menilai keputusan saya benar sehingga mobil box itu saya keluarkan,” katanya.

    BACA JUGA :  Indramayu Siap Cetak Atlet Nasional, 420 Karateka Muda Bertarung di FORKI CUP Indramayu 2025

    Meski demikian, Asep menegaskan siap menanggung seluruh konsekuensi atas keputusannya, termasuk jika pimpinan daerah memutuskan mencopot dirinya dari jabatan.

    Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Indramayu, Endang Efendi menilai keputusan tersebut merupakan kesalahan yang harus menjadi pembelajaran bagi aparat di lapangan.

    Menurut Endang, awalnya DPRD mengapresiasi penangkapan mobil box miras tersebut. Namun hasil akhirnya justru menimbulkan kekecewaan publik.

    “Awalnya kami apresiasi karena penangkapan miras ini luar biasa. Tapi sayangnya ending-nya tidak baik dan membuat kami kecewa, termasuk masyarakat yang sudah mengetahui informasi ini,” ujarnya.

    BACA JUGA :  Tolak Damai, Korban Dugaan Kekerasan Oknum Kuwu Mengaku Didatangi Pengacara Tanpa Surat Kuasa

    Ia juga mendorong agar ke depan dibuat mekanisme penanganan khusus dalam kondisi darurat atau operasi tangkap tangan, sehingga langkah petugas di lapangan tetap sesuai aturan dan memiliki payung hukum yang jelas. (*)

    Ali/BS


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    Asep Afandi DPRD Indramayu kasus miras Indramayu Lucky Hakim mobil box miras Indramayu pelepasan mobil box miras razia miras Indramayu Satpol PP Indramayu
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticleKaina Indonesia Kembangkan Berbagai Unit Usaha dan Program Pendidikan
    Next Article Keputusan Lepas Mobil Box Miras Tuai Reaksi Warganet, Banyak yang Minta Dicopot
    Redaksi
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Gaya Hidup

    Grand Opening Fajar Motor Jatibarang: Solusi Otomotif Lengkap

    7 Agustus 2026

    INDRAMAYU – PT Fajar Motor secara resmi meluncurkan grand opening unit usahanya yang berlokasi di…

    Viral Mobil Tangki Hengkang Saat Kebakaran Kapal Nelayan di Karangsong

    7 Agustus 2026

    Hilal Hilmawan Respons Aspirasi Pedagang, Sport Center Didorong Lebih Tertata

    10 Agustus 2026

    Hilal Hilmawan Tampung Keluhan Pedagang, Soroti Masa Depan Sport Center Indramayu

    10 Agustus 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Hilal Hilmawan Tampung Keluhan Pedagang, Soroti Masa Depan Sport Center Indramayu
    • Hilal Hilmawan Respons Aspirasi Pedagang, Sport Center Didorong Lebih Tertata
    • Grand Opening Fajar Motor Jatibarang: Solusi Otomotif Lengkap
    • Viral Mobil Tangki Hengkang Saat Kebakaran Kapal Nelayan di Karangsong
    • 14 Ketua Organisasi Pers di Indramayu Nyatakan Solid di Bawah FKJI
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi