Indramayu – Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) menggelar Workshop Penguatan Peran Dosen Wali dalam Pembelajaran dan Pembinaan Kemahasiswaan. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Swiss-Belinn Indramayu dan diikuti oleh 100 dosen wali dari seluruh program studi di lingkungan Polindra. Jum’at, (12/12).
Workshop tersebut menghadirkan narasumber kompeten dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yakni Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Indramayu Ir. Rofan Aziz, S.T., M.T., IPM., Wakil Direktur I Bidang Akademik Ir. Badruzaman, S.ST., M.T., Wakil Direktur II Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Ahmad Lubis Ghozali, S.Kom., M.Kom., serta Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama Ir. Karsid, S.T., M.T. Turut hadir pula para kepala UPA, ketua jurusan, ketua program studi, dan seluruh dosen wali Polindra.
Dalam keterangan persnya, Direktur Polindra Ir. Rofan Aziz melalui Kepala Bagian Akademik Polindra, Ade Syarif, menyampaikan bahwa penguatan peran dosen wali sangat penting karena menjadi salah satu indikator kinerja utama (IKU), khususnya pada bidang I (Akademik) dan bidang III (Kemahasiswaan dan Alumni).
“Workshop ini merupakan bentuk komitmen Polindra dalam melaksanakan amanat pusat terkait tracer study dan pendataan mahasiswa serta alumni. Mulai dari mahasiswa aktif, mahasiswa yang keluar, hingga lulusan tahun 2024 yang harus terdata pada 2025 dan dientri kembali untuk kebutuhan tahun 2026,” ujar Ade Syarif.
Ia menambahkan, selama ini Polindra menghadapi kendala dalam pendataan alumni, terutama mereka yang telah lulus dan meninggalkan kampus.
Oleh karena itu, peran dosen wali dinilai sangat strategis karena memiliki kedekatan emosional dengan mahasiswa.
“Dosen wali lebih mengetahui perkembangan mahasiswa, baik yang masih aktif maupun yang sudah keluar, apakah sudah bekerja atau belum. Dengan kedekatan tersebut, proses pendataan akan lebih mudah, efektif, dan akurat,” jelasnya.
Ade Syarif juga menegaskan bahwa fungsi dosen wali sangat berpengaruh terhadap pencapaian output indikator kinerja utama yang ditargetkan oleh pemerintah pusat kepada Politeknik Negeri Indramayu, khususnya pada bidang akademik serta kemahasiswaan dan alumni.
“Harapannya, melalui workshop ini dampaknya sangat signifikan. Data yang diperoleh para dosen wali menjadi lebih efektif dan efisien, sehingga mampu mendukung peningkatan kinerja institusi secara menyeluruh,” pungkasnya.
(Ali/Beritasupercom)
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.
