Indramayu – Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) menggelar Program Sertifikasi Kompetensi (Sertikom) Dosen dan Tenaga Kependidikan Vokasi Tahun 2025. Rabu,(03/12).
Program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat peningkatan kualitas sumber daya manusia di pendidikan tinggi vokasi, sejalan dengan agenda strategis Direktorat Sumber Daya Diktisaintek.
Kegiatan yang berlangsung pada 3–12 Desember 2025 ini, fokus pada penguatan relevansi kompetensi dosen dan tenaga kependidikan terhadap kebutuhan industri, dunia usaha, dan dunia kerja (IDUKA).
Peserta akan mendapatkan pembekalan praktik di laboratorium, bengkel kerja, hingga workshop berbasis standar industri global.
Pembukaan program dilaksanakan pada 3 Desember 2025 di Auditorium lantai 7 Gedung Student Center Polindra. Direktur Polindra, Ir. Rofan Aziz, S.T., M.T., IPM, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi melalui sertifikasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia industri.
“Selamat mengikuti pelatihan dan sertifikasi bagi seluruh peserta. Semoga program ini dapat diikuti dengan baik dan seluruh peserta berhasil lulus tersertifikasi dalam skema International Plate Welder,” ujar Rofan.
Kepala UPA Layanan Uji Kompetensi, Moh. Ali Fikri, M.Kom., mengapresiasi 20 peserta yang lolos seleksi program Sertikom tahun ini.
Ia berharap para peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan secara optimal.
“Selamat kepada 20 peserta yang telah lolos Program Sertikom Dosen dan Tendik Vokasi Tahun 2025. Semoga seluruh kegiatan dapat dilalui dengan lancar hingga dinyatakan lulus dalam skema International Plate Welder. Kami memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan,” ujar Ali Fikri.
Program Sertikom Polindra dirancang untuk mendorong perguruan tinggi vokasi menjadi Authorized Training Partner (ATP) berlisensi resmi sesuai standar mitra industri global.
Program ini juga membuka peluang bagi dosen dan tenaga kependidikan untuk memperoleh pengakuan sebagai Authorized Instructor (AI), serta mengakses sertifikasi global yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Sasaran program adalah seluruh dosen dan tenaga kependidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Polindra berharap ekosistem SDM vokasi dapat semakin kuat dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Ruang lingkup sertifikasi mencakup bidang teknis dan praktis, digital dan teknologi informasi, serta manajerial dan administratif.
Dengan pelaksanaan Sertikom 2025, Polindra menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan vokasi serta penguatan kompetensi SDM yang adaptif terhadap perkembangan dunia industri.
(Ali/Beritasupercom)
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.
