INDRAMAYU – Kementerian Agama Kabupaten Indramayu secara resmi membagikan 20 piagam Izin Operasional (IZOP) bagi Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), Senin (4/5/2026). Penyerahan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat legalitas lembaga pendidikan keagamaan di wilayah tersebut.
Program pelayanan IZOP MDT yang dijalankan Kemenag Indramayu menekankan proses yang cepat, transparan, serta tanpa biaya, guna memberikan kemudahan bagi pengelola madrasah dalam memperoleh izin resmi.
Kepala Kantor Kemenag Indramayu, Dr. H. Aghuts Muhaimin, menegaskan bahwa pelayanan maksimal tanpa biaya menjadi komitmen utama pihaknya.
“Kementerian Agama bertekad memberikan pelayanan maksimal dan tanpa biaya. Izin operasional merupakan tanggung jawab Kemenag, tentu dengan kerja sama bersama Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah sebagai forum yang menangani madrasah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala dan tenaga pengajar madrasah yang terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada kepala madrasah dan guru-guru yang terus mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran dalam meningkatkan kualitas lulusan madrasah. Kami berharap lulusan madrasah tidak hanya cerdas secara ilmu, tetapi juga mulia akhlaknya,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak untuk mendukung pengembangan madrasah demi mencetak generasi yang berkepribadian baik.
“Kami mengharapkan semua pihak mendukung kegiatan madrasah dalam rangka membentuk anak-anak yang berkepribadian baik,” tuturnya.
Sementara itu, sejumlah pengurus MDT menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang diberikan. Pengurus MDTU Isah Asy’ariah mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran proses pengurusan izin operasional.
“Alhamdulillah selama proses pembuatan IZOP, kami sangat didukung dan dibantu oleh Kemenag dengan cepat dan tidak diambil biaya apapun,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Suratno yang mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk FKDT, dalam proses tersebut.
“Terima kasih atas dukungannya dan memberikan kesempatan untuk lebih berkembang. Pelayanannya luar biasa, cepat, dan ramah,” katanya.
Hayatun Nainiah dari MDTU Al-Hidayah Kepandean juga menyampaikan bahwa proses pengurusan kini lebih mudah dan tidak memberatkan.
“Prosesnya sangat mudah, cepat, dan tanpa dipungut biaya,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Iroh Shofuroh yang berharap pelayanan terus ditingkatkan.
“Semoga Kementerian Agama terus memberikan pelayanan terbaik. Dengan kemudahan IZOP ini, kami berharap MDT semakin maju dan berkembang,” tuturnya.
Dengan adanya program ini, Kemenag Indramayu diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas serta legalitas lembaga pendidikan diniyah, sekaligus memperkuat peran madrasah dalam membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

