INDRAMAYU – Rasa syukur dan kebanggaan menyelimuti jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Indramayu atas penetapan Presiden ke-2 Republik Indonesia, HM Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Ungkapan syukur itu diwujudkan melalui kegiatan Tasyakuran dan Doa Bersama yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Indramayu, Jalan Olahraga No.2, Karanganyar, Indramayu, pada Kamis (13/11/2025).

Acara berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPRD Indramayu Hj. Nurhayati, Abdul Rojak, Ibnu Rismansyah, Tarwidi, H. Durosid, Eka Trilinda, serta para ketua pengurus tingkat kecamatan, dewan pertimbangan, ormas pendiri, dan pengurus pleno Partai Golkar se-Indramayu.

Plt Ketua DPD Partai Golkar Indramayu H. Daniel Muttaqin yang diwakili oleh Sekretaris DPD H. Muhaemin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan rasa terima kasih terhadap jasa besar HM Soeharto, tokoh yang dikenal sebagai pendiri sekaligus pelopor Partai Golkar.

“Kami bersyukur atas keputusan pemerintah yang telah memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Bapak HM Soeharto. Ini bukan hanya penghargaan bagi beliau, tetapi juga bagi seluruh kader Partai Golkar dan bangsa Indonesia,” ujar H. Muhaemin dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Satori turut memberikan tausiah kebangsaan dengan menekankan pentingnya meneladani kepemimpinan dan keteguhan hati HM Soeharto dalam menjaga stabilitas, pembangunan, dan kemandirian bangsa.

Ketua Dewan Pertimbangan dan Ketua Harian DPD Partai Golkar Indramayu

Sementara itu, H. Udi Karyudi, Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Indramayu, mengenang peran besar HM Soeharto dalam sejarah Partai Golkar, termasuk pernah berkunjung ke Indramayu dalam rangka pesta panen rakyat.

Ketua Harian DPD Partai Golkar Indramayu, H. Wawang, menambahkan bahwa momen ini menjadi pengingat penting bagi seluruh kader untuk menyadari dan memahami sejarah perjuangan Soeharto dalam membangun partai dan bangsa.

Penetapan HM Soeharto sebagai Pahlawan Nasional tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Selain Soeharto, pemerintah juga menganugerahkan gelar serupa kepada KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan delapan tokoh lainnya, termasuk aktivis buruh Marsinah.

Acara tasyakuran ditutup dengan doa bersama untuk para pahlawan bangsa, serta peneguhan komitmen kader Partai Golkar Indramayu untuk melanjutkan perjuangan dan pengabdian kepada masyarakat serta bangsa Indonesia.

(Ali/Beritasupercom)


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

Share.
Pesan Website & Aplikasi
Exit mobile version