INDRAMAYU – Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi PDI Perjuangan, Suhendri, SH, melaksanakan kegiatan reses Masa Persidangan I dengan menyerap berbagai aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah persoalan utama disampaikan warga, terutama terkait mekanisme pembelian pupuk bersubsidi yang mewajibkan penggunaan kartu tani.
Menurut warga, kebijakan tersebut menyulitkan buruh tani dan penggarap, karena tidak semua dari mereka terdata sebagai pemilik lahan, sehingga kesulitan mengakses pupuk bersubsidi.
Selain sektor pertanian, masyarakat juga mengeluhkan banjir akibat drainase yang tersumbat, kondisi jalan rusak, serta saluran irigasi yang belum dibangun di beberapa wilayah.
Keluhan lain yang turut disampaikan adalah proses pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dinilai masih berbelit dan memerlukan waktu lama.
Suhendri menyatakan bahwa seluruh aspirasi tersebut akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD serta disinergikan dengan program pemerintah daerah.
Ia menyinggung Program Percepatan Indramayu REANG yang diusung Bupati Indramayu, Lucky Hakim, khususnya pada poin perizinan yang mudah, cepat, dan terpadu, agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami akan mendorong agar kebijakan dan program yang ada bisa menjawab persoalan riil di lapangan,” ujar Suhendri.
Pada setiap kegiatan reses, Suhendri juga menyampaikan bahwa pihaknya rutin melakukan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen untuk berbagi dengan masyarakat sekitar. (*)
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.
