INDRAMAYU — Pemeriksaan terhadap Karja, ayah korban Puput Apriyani (24), berlangsung hingga malam hari pada Senin (11/8/2025). Didampingi pengacara kondang asal Indramayu, Toni RM, Karja masih menjalani pemeriksaan hingga pukul 22.30 WIB.
Pada siang harinya, Karja diperiksa di Satuan Reskrim Polres Indramayu terkait dugaan tindak pidana pembunuhan yang melibatkan oknum polisi aktif berinisial AS. Malamnya, pemeriksaan dilanjutkan oleh tim Propam Polda Jawa Barat.
Toni RM menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Jawa Barat yang menurunkan tim Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) untuk menangani dugaan pelanggaran kode etik kepolisian.
“Dengan turunnya tim Propam Polda Jawa Barat, dapat dipastikan dugaan tindak pidananya mengarah pada anggota polisi,” kata Toni. Minggu, (10/8).
Ia menambahkan, koordinasi antara unit Reskrim Polres Indramayu dan Propam Polda Jabar semakin menguatkan dugaan bahwa pelaku adalah anggota kepolisian.
Kasat Reskrim bersama tim Resmob Polres Indramayu hingga kini masih mencari keberadaan oknum polisi berinisial AS. Karena masih dalam tahap pencarian dan belum dimintai keterangan, polisi belum mengungkap dari satuan mana AS bertugas.
Hasil pemeriksaan Propam Polda Jabar disebut sejalan dengan hasil pemeriksaan Reskrim Polres Indramayu. Keduanya memeriksa informasi terkait keseharian korban, hubungan korban dengan orang tua, dan komunikasi terakhir sebelum kejadian.
Kasus pidana akan tetap dilanjutkan di Polres Indramayu. “Jika benar terbukti bersalah, kemungkinan akan dilakukan PTDH atau pemberhentian tidak dengan hormat,” tegas Toni RM.
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.
