YOGYAKARTA, Beritasuper.com – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, memberikan pesan tegas kepada para pejabat agar senantiasa menempatkan diri sesuai kondisi sosial masyarakat.
Pesan tersebut muncul di tengah sorotan publik terhadap perilaku sejumlah pejabat yang dinilai tidak sensitif, mulai dari gaya hidup mewah hingga tindakan yang dinilai menyinggung masyarakat.
“Bagaimana kita tidak pamer, misalnya. Menjaga dari lingkungan di mana dia tinggal, dia berada, empan papan, kan gitu,” ujar Sultan HB X. Minggu, (31/8).
Menurutnya, perilaku pejabat yang berlebihan justru berpotensi menimbulkan keresahan. Pemimpin, kata Sultan, bukan hanya dinilai dari kebijakan yang dikeluarkan, melainkan juga dari sikap dan gaya hidup yang ditunjukkan di hadapan masyarakat.
“Faktornya bukan sekadar peristiwa, tapi perilaku. Pimpinan harus punya perilaku yang tidak berlebih, agar bisa empan papan,” tambahnya.
Sultan juga mengingatkan bahwa tanggung jawab moral seorang pejabat menuntut adanya kepekaan sosial. Kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungannya, menurut beliau, merupakan bentuk integritas yang harus dipegang teguh.
Pesan ini menjadi relevan di tengah kasus-kasus yang melibatkan pejabat publik, seperti penyalahgunaan anggaran hingga pamer kekayaan, yang kerap menuai kritik masyarakat.
Ngarso Dalem berharap para kepala daerah di DIY dapat memberi teladan lewat kesederhanaan, etika, dan kepekaan sosial. Dengan begitu, kepercayaan publik tetap terjaga dan stabilitas daerah bisa dipertahankan.
“Empan papan adalah nilai yang harus dijaga. Kepemimpinan bukan hanya soal kebijakan, tapi juga soal etika dan integritas pribadi,” tegas Sultan. *(Az)
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.
