INDRAMAYU — Korps HMI Wati (KOHATI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Indramayu menggelar Seminar Entrepreneur HMI Wati (SEHATI), Minggu (13/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (DISPARPORA) Kabupaten Indramayu tersebut mengangkat tema “Membangun Jiwa Entrepreneur HMI Wati dan Perempuan Indramayu: Berani Memulai, Kreatif Berkarya dan Mandiri Berdaya.”
Seminar diikuti sekitar 25 peserta yang terdiri atas kader KOHATI, mahasiswa, dan pelaku UMKM. Sejumlah pihak turut hadir, antara lain Presidium MD Kahmi Indramayu E. Kurniati Imron, S.Ag., M.H., Kabid Ekonomi Kreatif DISPARPORA Kabupaten Indramayu Imam Mahdi, S.P., M.M., Ketua Umum HMI Cabang Indramayu Rahmat Muzaki, serta Ketua Umum KOHATI HMI Cabang Indramayu Nur Azizah bersama jajaran pengurus.
Dalam seminar tersebut, peserta mendapatkan tiga materi utama yang membahas kewirausahaan, ekonomi kreatif, serta legalitas usaha.
Materi pertama disampaikan Putri Jianti, M.H., Wakil Sekretaris Bidang Ekonomi Kreatif PB KOHATI sekaligus CEO Bacimut. Ia membawakan materi “Entrepreneurship sebagai Instrumen Pemberdayaan HMI-Wati: Membangun Kemandirian, Kreativitas, dan Keberdayaan Ekonomi.”
Putri menjelaskan bahwa kewirausahaan tidak hanya berkaitan dengan keuntungan, tetapi juga kemampuan melihat peluang, menciptakan nilai, berinovasi, dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Peserta kemudian diajak mempraktikkan penyusunan Business Model Canvas (BMC) sebagai salah satu metode untuk memetakan ide, strategi, dan model usaha.
Materi kedua disampaikan Imam Mahdi dengan tema “Membuka Akses dan Peluang Usaha melalui Ekonomi Kreatif, Pariwisata, dan Kolaborasi Pemerintah.”
Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa ekonomi kreatif bertumpu pada kreativitas, inovasi, dan nilai budaya. Pengembangan sektor tersebut dinilai dapat memberikan nilai tambah, memperkuat identitas budaya, sekaligus membuka peluang pasar.
Sementara materi ketiga disampaikan Rio Armiko, A.Md. dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Indramayu.
Ia mengangkat tema “Membangun Wirausaha Legal dan Berdaya Saing: Kemudahan Perizinan Berusaha bagi Perempuan dan Generasi Muda.”
Materi tersebut membahas pentingnya legalitas usaha serta akses pelayanan perizinan bagi pelaku usaha. Salah satu layanan yang diperkenalkan kepada peserta adalah Mal Pelayanan Publik (MPP).
Selain pemaparan materi, SEHATI diisi dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan business sharing. Peserta dapat menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman mengenai tantangan dan peluang dalam mengembangkan usaha.
Melalui kegiatan tersebut, KOHATI HMI Cabang Indramayu mendorong agar wawasan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada seminar, tetapi dapat diterapkan dalam pengembangan usaha maupun aktivitas pemberdayaan masyarakat.
SEHATI juga menjadi bagian dari agenda KOHATI HMI Cabang Indramayu dalam mendorong kader HMI Wati dan perempuan di Indramayu agar memiliki wawasan kewirausahaan, kreativitas, serta kemampuan mengembangkan potensi ekonomi. **
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.
