INDRAMAYU — Sebuah ledakan hebat yang diduga berasal dari aktivitas home industri pembuatan petasan menewaskan seorang warga di RT 13/RW 04 Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dan saat ini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Sabtu, (31/1).
Korban diketahui bernama Carita (35), warga setempat yang sehari-hari berprofesi sebagai wiraswasta. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban merupakan pemilik sekaligus pengelola home industri petasan yang berada di tempat kejadian perkara (TKP).
Menurut keterangan yang diperoleh, ledakan terjadi saat korban diduga sedang melakukan aktivitas peracikan bahan petasan di dalam lokasi usahanya.
Diduga, dalam proses tersebut terjadi percikan api yang kemudian memicu ledakan dengan daya cukup besar.
“Pada saat kejadian, para pekerja diketahui sudah selesai bekerja dan telah pulang, sehingga korban berada di lokasi seorang diri,” ujar salah satu sumber di sekitar lokasi kejadian.
Akibat ledakan tersebut, korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Warga sekitar yang mendengar suara ledakan sempat mendatangi lokasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat.
Proses evakuasi dan identifikasi pasca-kejadian dilakukan pada pukul 19.40 WIB hingga 21.05 WIB oleh aparat gabungan.
Unsur yang terlibat antara lain Babinsa Ramil 1604/Jatibarang Sertu Edi Supriono, Kapolsek Jatibarang Kompol Darli, S.H., beserta anggota, serta personel Satreskrim Polres Indramayu.
Saksi dalam peristiwa ini adalah Toto (55), Lurah Desa Lobener Lor, yang turut memberikan keterangan awal kepada petugas terkait kondisi lokasi dan identitas korban.
Setelah proses identifikasi awal selesai, jenazah korban dievakuasi oleh pihak keluarga dari lokasi kejadian ke rumah orang tua korban. Selanjutnya, jenazah dimakamkan oleh keluarga pada hari yang sama.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti ledakan tersebut.
Termasuk di antaranya adalah pemeriksaan terkait aktivitas pembuatan petasan yang diduga menjadi sumber ledakan, serta kelengkapan perizinan dan aspek keselamatan kerja di lokasi tersebut. (*)
Arif/BS
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Berita Super.
Metode Pembayaran Aman

