INDRAMAYU – Dinas Sosial Kabupaten Indramayu menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak bencana di desa Margamulya dan Desa Plawangan, Kecamatan Bongas pada Selasa, 27 Januari 2026 menuai kritik media lokal.

Informasi tersebut sebelumnya disampaikan melalui unggahan resmi Diskominfo Indramayu yang menyebut bantuan diberikan kepada warga terdampak banjir akibat curah hujan tinggi.

Namun penelusuran mencatat bahwa bantuan yang disalurkan di Desa Margamulya dan Desa Plawangan, Kecamatan Bongas, sebenarnya berkaitan dengan kerusakan rumah akibat cuaca ekstrem, bukan akibat banjir.

Wartawan cuplik.com, Baebudin, menjelaskan bahwa bantuan yang diterima warga diperuntukkan bagi perbaikan hunian yang rusak akibat angin kencang dan hujan ekstrem.

“Bantuan ini ditujukan untuk warga yang rumahnya rusak karena cuaca ekstrem, bukan karena banjir,” ujar Baebudin saat dikonfirmasi Beritasuper.com, Rabu (28/1).

Ia menambahkan, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan pada atap dan dinding, sehingga pemerintah kecamatan bersama instansi terkait menyalurkan bantuan logistik darurat.

Kondisi tersebut sejalan dengan pemberitaan media lokal yang menyebut penyaluran bantuan dilakukan untuk warga terdampak kerusakan rumah akibat cuaca ekstrem.

Berdasarkan pemantauan Beritasuper.com, unggahan Diskominfo Kabupaten Indramayu yang menyebut bantuan bagi korban banjir telah diturunkan dari platform media sosial.

Postingan yang di take down oleh Diskominfo Kabupaten Indramayu
Kutipan berita cuplik.com (istimewa)

Dalam unggahan awalnya, Diskominfo Indramayu menyebut bantuan disalurkan kepada warga terdampak banjir di sekitar tanggul Sungai Cimanuk.

Perbedaan penyebutan jenis bencana ini menjadi penting karena berdampak pada akurasi informasi publik dan pendataan kebencanaan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Indramayu, Dedy Supryogi, belum memberikan tanggapan terkait klarifikasi jenis bencana yang dimaksud. Upaya konfirmasi telah dilakukan Beritasuper.com, namun belum memperoleh jawaban resmi.

Ketepatan informasi kebencanaan berpengaruh terhadap kepercayaan publik dan efektivitas penanganan dampak bencana. Kejelasan data menjadi dasar penting dalam evaluasi kebijakan, pendistribusian bantuan, serta perlindungan masyarakat terdampak. (*)


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

Share.
Pesan Website & Aplikasi
Exit mobile version