CIREBON — PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa proses evakuasi KA Argo Bromo Anggrek yang mengalami anjlok di emplasemen Stasiun Pegaden Baru pada Jumat (1/8) pukul 15.47 WIB telah berhasil diselesaikan. Evakuasi rampung pada Sabtu (2/8) pukul 07.09 WIB.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan bahwa lima rangkaian kereta yang mengalami anjlok  terdiri dari satu kereta pembangkit, dua kereta kompartemen, dan dua kereta eksekutif kini telah berhasil diangkat dan diamankan.

“Seluruh kereta yang terdampak akan dibawa ke Balaiyasa Manggarai untuk menjalani proses perbaikan,” ujar Muhibbuddin.

Tenaga Bantuan Dikerahkan dari Berbagai Wilayah

Dalam proses evakuasi, KAI mengerahkan bantuan teknis dari berbagai unit, termasuk Balaiyasa Tegal, Yogyakarta, Manggarai, Dipo Kereta Bandung, serta Dipo Lokomotif Cipinang. “KAI Daop 3 Cirebon berupaya maksimal mempercepat proses evakuasi agar gangguan operasional tidak berlangsung lama,” tambahnya.

Setelah evakuasi selesai, KAI langsung melanjutkan dengan perbaikan jalan rel yang rusak. Proses pemulihan jalur diperkirakan memakan waktu sekitar 2,5 jam hingga dapat kembali dilewati kereta api.

Dampak pada Operasional KA: Puluhan Tertahan dan Memutar

Kejadian ini memberikan dampak signifikan terhadap operasional kereta api, khususnya di jalur utara. Beberapa KA mengalami keterlambatan karena tertahan di lintasan, antara lain:

KA yang Tertahan:

1. KA Madiun Jaya (144)

2. KA Argo Lawu (14)

3. KA Pandalungan (32)

4. KA Purwojaya (49)

5. KA Majapahit (245)

6. KA Blambangan Ekspres (145)

7. KA Kertajaya (253)

8. KA Parcel Utara (303)

9. KA Dharmawangsa Ekspres (165)

KA yang Mengalami Pola Operasi Memutar:

Sebanyak 43 kereta api terpaksa memutar jalur melewati rute alternatif via Bandung–Kroya–Cirebon atau sebaliknya. Beberapa di antaranya adalah:

KA Brantas, KA Brawijaya,KA Argo Sindoro,KA Bima,KA Argo Semeru,KA Bangunkarta,KA Gaya Baru Malam,KA Tegal Bahari,KA Matarmaja,KA Taksaka,KA Gajayana,KA Argo Merbabu,KA Tawangjaya Premium,KA Jayakarta,KA Sembrani dan lainnya.

54 Perjalanan KA Dibatalkan

Selain KA yang tertahan dan memutar, sebanyak 54 perjalanan KA terpaksa dibatalkan untuk mengurangi risiko dan memberikan ruang evakuasi.

KAI juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi dan penanganan insiden, termasuk:

Menteri Perhubungan, Dirjen Perkeretaapian, Kepala BTP Kelas I Bandung,Basarnas,KNKT,TNI dan Polri, Masyarakat sekitar serta seluruh tim teknis KAI.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan sinergi dari berbagai pihak yang telah membantu proses evakuasi ini. Ke depan, kami akan terus meningkatkan standar keselamatan dan pelayanan,” tutup Muhibbuddin. **(Az)


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

Share.
Pesan Website & Aplikasi
Exit mobile version