INDRAMAYU – Ketua DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Indramayu, H. Kasan Basari, memberikan penjelasan terkait isu yang berkembang mengenai kemungkinan bergabungnya Wakil Bupati Indramayu, H. Syaefudin, ke Partai Gerindra.

Menurutnya, dalam dinamika politik, seorang politisi yang tidak memiliki kendaraan politik umumnya akan mencari wadah untuk berlabuh dan melanjutkan kiprahnya.

Ia menegaskan bahwa Gerindra terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung, terlebih partai saat ini dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia sebagai Ketua Umum.

“Namun demikian, DPC Gerindra Indramayu tidak memiliki keinginan khusus untuk menarik Syaefudin,” tegasnya kepada Beritasuper.com. Minggu, (22/02).

Ia menambahkan, apabila terdapat komunikasi atau langkah politik lain, hal tersebut kemungkinan berlangsung melalui jalur berbeda. Hingga saat ini, kata dia, belum ada komunikasi resmi melalui DPC Gerindra Indramayu.

Kasan juga menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan inkrah dari Kejaksaan Tinggi terkait persoalan yang menimpa Wakil Bupati H. Syaefudin.

Menurutnya, apabila yang bersangkutan nantinya bergabung, hal itu tidak serta-merta masuk dalam struktur kepengurusan, melainkan terlebih dahulu sebagai kader.

Terkait isu persaingan internal, ia menegaskan bahwa pemilihan Ketua DPC Gerindra tidak akan dilaksanakan hingga 2029.

Berdasarkan hasil koordinasi melalui rapat daring bersama DPD, seluruh DPC di daerah saat ini difokuskan pada penyempurnaan organisasi dan konsolidasi internal.

“Kami masih memetakan langkah untuk membesarkan partai dengan konsep dan visi yang sama,” pungkas Kasan Basari.

Ali/BS


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

Share.
Pesan Website & Aplikasi
Exit mobile version