INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan infrastruktur pada tahun 2025.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan jaringan irigasi dan normalisasi sungai, yang dinilai penting untuk mendukung sektor pertanian serta mengurangi risiko banjir.
Sejumlah program telah dialokasikan melalui APBD Indramayu 2025. Di antaranya peningkatan Saluran Irigasi Tembaga Raya yang menjadi jalur utama pertanian, peningkatan irigasi di Kelurahan Karanganyar, Desa Kapringan Kecamatan Krangkeng, serta rehabilitasi jaringan D.I. Legeh.
Selain itu, DPUPR juga melaksanakan peningkatan jaringan irigasi di Rambatan Wetan Kecamatan Sindang, di Desa Kiajaran Wetan Kecamatan Lohbener, dan Kertasmaya Blok Cigentus.
Tak hanya irigasi, DPUPR juga menargetkan normalisasi sungai. Program ini mencakup aliran sungai dari Desa Teluk Agung hingga Kali Ceblok serta normalisasi sungai di Desa Ilir Kecamatan Kandanghaur.
Kepala DPUPR Kabupaten Indramayu, Asep Abdul Mukti, melalui Sekretaris Dinas, Maulana Malik, mengatakan pembangunan infrastruktur akan terus dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin.
“Semoga kegiatan pembangunan tahun ini berjalan baik tanpa kendala. Kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari program ini,” ujar Maulana, Senin (18/8).
Pemerintah daerah berharap, dengan adanya pembangunan irigasi dan normalisasi sungai, produktivitas pertanian meningkat, risiko banjir berkurang. **(AZ)
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.
