Indramayu – Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), SADAR, S.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I, menyampaikan tanggapannya terkait insiden robohnya pagar DPRD Indramayu saat aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Aliansi Topi Jerami (ATJ).

SADAR menyatakan dukungannya terhadap aspirasi yang disampaikan masyarakat. Namun, ia menyayangkan tindakan sebagian massa aksi yang berujung pada perusakan fasilitas negara.

“Saya setuju dengan aspirasi yang menjadi tuntutan masyarakat yang disampaikan oleh massa aksi. DPRD juga sudah mengambil langkah cepat dengan memanggil pihak Perumdam oleh Komisi III,” ujar SADAR saat dihubungi Beritasuper.com melalui pesan langsung.

SADAR menegaskan bahwa DPRD Indramayu sejak awal telah menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan Perumdam Tirta Darma Ayu (TDA).

Salah satu buktinya, Komisi III DPRD telah memanggil pihak Perumdam untuk meminta klarifikasi terkait dugaan penyimpangan transfer dana sebesar Rp2 miliar.

SADAR menyayangkan tindakan anarkis yang dilakukan oleh sebagian massa hingga menyebabkan robohnya pagar kantor dewan.

“Sangat disayangkan aksi yang dilakukan oleh teman-teman yang merusak fasilitas rakyat,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa persoalan PDAM tidak hanya terbatas pada dugaan penyimpangan dana Rp2 miliar. Menurutnya, ada berbagai aspek lain yang perlu dievaluasi secara komprehensif.

“Karena memang PDAM bukan hanya masalah 2 miliar. Lebih dari itu, pelayanan, tarif, dan kualitas air juga harus dikoreksi dan dievaluasi,” jelasnya.

Publik menantikan tindak lanjut dari DPRD dan Kejaksaan Negeri Indramayu terkait tuntutan massa ATJ dalam pengusutan dugaan penyimpangan dana di Perumdam TDA.

(Ali/Beritasupercom)


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

Share.
Pesan Website & Aplikasi
Exit mobile version