BANDUNG — Bupati Bandung Dadang Supriatna melepas keberangkatan 700 peserta program Mudik Gratis Tahun 2026 di halaman Gedung Budaya Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (17/3).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memfasilitasi masyarakat yang ingin pulang kampung saat Lebaran, khususnya menuju Yogyakarta dan Solo.
Dalam sambutannya, Bupati Bandung menyampaikan bahwa program tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya, sekaligus langkah untuk mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan selama arus mudik.
Ia menjelaskan, tingginya biaya perjalanan dan potensi kepadatan lalu lintas menjadi alasan utama pemerintah menghadirkan program mudik gratis setiap tahun.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini terbilang tinggi. Kuota peserta dilaporkan habis dalam waktu 32 jam sejak pendaftaran dibuka.
Selain itu, dukungan dari CSR Bank BJB turut menambah dua armada bus, sehingga total kendaraan yang diberangkatkan mencapai 14 unit dengan tujuan Yogyakarta dan Solo.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Hilman Kadar, menyatakan seluruh armada telah melalui uji kelayakan, sementara kondisi pengemudi dipastikan sehat sebelum keberangkatan.
Ia juga menambahkan bahwa sebanyak 21 pos pengamanan telah disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.
Menutup kegiatan, Bupati Bandung berpesan agar seluruh pemudik menjaga keselamatan selama perjalanan.
Pemerintah daerah, kata dia, berencana menambah kuota hingga 1.000 peserta serta memperluas rute tujuan pada tahun mendatang.
Aqsal Fariesco/ Bandung
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.
