INDRAMAYU — Mimpi Nadia Permatasari (23), warga Desa Bojong Slawi, Kabupaten Indramayu, untuk membantu orang tuanya melunasi utang berubah menjadi mimpi buruk. Pekerja migran Indonesia itu mengaku mengalami pembatasan kebebasan dan eksploitasi setelah berada di Provinsi Anhui, China.

Dalam video yang beredar dan diterima redaksi, Nadia meminta pemerintah Indonesia membantunya keluar dari kondisi yang disebutnya sangat menakutkan dan memulangkannya ke tanah air.

Menurut pengakuan Nadia, persoalan bermula pada Maret 2025 ketika dirinya ditawari bekerja ke luar negeri oleh perekrut lokal berinisial UT.

Karena disebut belum memenuhi usia untuk bekerja formal, ia kemudian dibujuk melalui skema pernikahan dengan pria berkewarganegaraan China bernama Xukai.

Nadia mengaku dijanjikan mahar Rp100 juta dan uang bulanan untuk orang tuanya. Keberangkatannya disebut ditangani agen berinisial GD dan pada 8 Februari 2026 ia berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta menuju China.

Namun, setibanya di Anhui, Nadia mengaku paspornya tidak lagi berada dalam penguasaannya. Ia juga menyebut akses komunikasinya dibatasi dan dirinya dipaksa bekerja di ladang.

“Saya di sini sudah nggak kuat menghadapi perlakuan suami saya. Mau pulang ke Indonesia disuruh ganti biaya mahar,” ujar Nadia dalam video tersebut.

Nadia juga mengaku mengalami kekerasan psikis dan seksual. Ia meminta bantuan Presiden Prabowo Subianto melalui pemerintah agar dapat segera dievakuasi.

Di Indramayu, ayah Nadia, Kamudi, berharap pemerintah daerah dan pemerintah pusat segera bergerak memastikan keselamatan anaknya.

“Saya hanya bisa pasrah dan berdoa semoga anak saya bisa pulang ke Indonesia,” kata Kamudi, Kamis (10/9).

Dugaan TPPO dengan modus pernikahan pesanan tersebut masih membutuhkan verifikasi aparat dan instansi terkait. Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi seluruh pihak yang disebut. **


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

Share.
Pesan Website & Aplikasi
Exit mobile version